Piala Kemerdekaan 2025 adalah turnamen sepak bola internasional yang digelar oleh PSSI sebagai bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan sekaligus menjadi ajang pemanasan bagi Timnas U-17 sebelum tampil di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar
Berikut reaksi warga ASEAN setelah Timnas Indonesia U-17 asuhan Nova Arianto gagal merebut trofi juara Piala Kemerdekaan 2025, di kandang sendiri. (19/8).
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membuka kemungkinan untuk menjadikan Sumatera Utara sebagai kandang Timnas Indonesia setelah dinilai sukses menggelar Piala Kemerdekaan 2025.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan komentar soal kiprah Timnas Indonesia U-17 di Piala Kemerdekaan 2025 yang gagal dijuarai usai kalah dari Mali.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berbicara tentang potensi Timnas Indonesia U-17 diperkuat oleh para pemain diaspora tambahan setelah kalah dari Mali di Piala Kemerdekaan 2025.
Media Vietnam beri sindiran pedas untuk Timnas Indonesia U-17 usai kalah dari Mali U-17 di ajang Piala Kemerdekaan 2025. Sebut skuad asuhan Nova Arianto itu...
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menerangkan bahwa akan ada evaluasi setelah Piala Kemerdekaan 2025, termasuk memanggil tiga pemain diaspora.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menyampaikan ucapan terima kasih kepada PSSI dan juga para pemain setelah gagal juara Piala Kemerdekaan 2025.
Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Selebgram Oklin Fia menghebohkan fans Timnas Indonesia dan sepak bola Tanah Air. Ia cerita dirinya diduga diajak check-in di hotel oleh pesepak bola viral.
Baru-baru ini mencuat kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan OTT di wilayah Rejang Lebong, Bengkulu Senin (9/3/2026)
Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.