Tebing di jalur perbukitan piket nol kilometer 56, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, mengalami longsor, akibat hujan yang tak kunjung reda.
Bencana tanah longsor susulan, kembali menerjang jalur lintas selatan di perbukitan piket nol kilometer 55.300, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, pada Sabtu (3/8) malam.
Jalur lintas selatan yang menghubungkan Lumajang dengan Malang melalui Piket Nol ditutup sementara akibat tanah longsor dan pohon tumbang yang menutup jalan
Akibat hujan lebat yang tak kunjung reda, menyebabkan tebing setinggi 50 meter di kilometer 59 jalur Piket Nol Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang mengalami longsor, Jumat (7/7).
Tim Inafis Satreskrim Polres Malang, melakukan evakuasi sesosok mayat pria dari dasar jurang sedalam 22 meter di jalur perbukitan piket nol km 57, Desa Sumberwuluh, Kecamatan candipuro, Lumajang, Rabu (7/6)
Tebing di jalur perbukitan Piket Nol, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang kembali longsor untuk yang kesekian kalinya. Jalan pun tertutup.
Satu alat berat diterjunkan ke lokasi tanah longsor di perbukitan Piket Nol kilometer 55 Desa Supit Urang,Pronojiwo Lumajang,guna membersihkan material longsor
Tanah longsor susulan kembali terjadi di jalur perbukitan Piket Nol kilometer 55 Desa Supit Urang Kecamatan Pronojiwo Lumajang. Tebing setinggi 25 meter longsor
Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.