Maarten Paes kini menuai banyak pujian dari media-media Belanda seiring dengan kemenangan Ajax Amsterdam. Sebelumnya, sang kiper Timnas Indonesia sempat ramai dikritik.
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, kembali menjadi perbincangan di Liga Belanda. Hal ini terjadi setelah Ajax Amsterdam menderita kekalahan dengan skor 1-2 dari FC Twente.
Opini publik Belanda perlahan-lahan tampaknya mulai berubah terhadap kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes. Sebelumnya, penjaga gawang anyar Ajax Amsterdam tersebut sempat menjadi sasaran hujatan.
Pelatih Ajax Amsterdam, Oscar Garcia, memberi reaksi atas penampilan Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia sebelumnya sempat disemprot oleh legenda sepak bola, Rafael van der Vaart.
Rafael van der Vaart seakan kena skakmat setelah menyemprot Maarten Paes. Ajax Amsterdam akhirnya berhasil meraih kemenangan telak 4-0 atas Sparta Rotterdam.
Media Belanda memberikan respons terhadap situasi Rafael van der Vaart yang kini jadi pembahasan di Indonesia. Sang legenda sepak bola Belanda sebelumnya menyemprot Maarten Paes.
Media Belanda berbondong-bondong soroti Maarten Paes, kiper Timnas Indonesia disebut bikin kontroversi di Ajax, hingga dapat dukungan dari legenda Inter Milan.
Wesley Sneijder membela Maarten Paes yang dikritik Rafael van der Vaart usai komentar soal Ajax. Pernyataan kiper Timnas Indonesia itu memicu polemik di Belanda
Komentar legenda Timnas Belanda Rafael van der Vaart terhadap kiper Maarten Paes berbuntut panjang. Nama Timnas Indonesia kini turut jadi sorotan media Belanda.
Kiper Maarten Paes tengah jadi bahan perbincangan setelah mendapat kritik tajam dari legenda Belanda Rafael van der Vaart. Tapi, Calvin Verdonk justru dipuji.
Rafael van der Vaart ternyata memiliki anak yang berpotensi dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia. Sang legenda sepak bola Belanda sedang ramai diperbincangkan setelah mengkritik Maarten Paes.
Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.