Tiko menjadi sorotan publik, dirinya yang tengah merawat ibunya yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di sebuah rumah mewah yang terbengkalai selama 12 tahun.
Kisah haru dialami Tiko yang sedang merawat Ibu Eny alami ODGJ di dalam rumah mewah tanpa aliran listrik dan air selama 12 tahun kini mulai dibicarakan publik
Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur, mengerahkan dokter ahli jiwa untuk menangani perawatan Eny Sukaesi (59) yang diduga mengalami depresi.
Curhat Tiko setelah baru-baru ini viral di media sosial kisahnya dan ibu Eny yang bertahan hidup tanpa aliran listrik dan air di rumah mewah selama 12 tahun.
Tiko tak ingin menjual rumah mewahnya, bahkan Tiko berencana setelah ibunya pulang dari rumah sakit nanti, mereka akan tinggal lagi di rumah mewah tersebut.Â
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) lakukan sterilisasi di rumah Ibu Eny dan Tiko yang viral karena ditempati selama belasan tahun tanpa air bersih dan listrik.
Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Purwono, mengatakan bahwa masih menunggu keputusan dari Rumah Sakit Duren Sawit terkait dugaan Ibu Eny seorang ODGJ.
Hidup di rumah yang terbengkalai. Tak hanya itu, kisah Tiko yang merawat ibunya 12 tahun tanpa air dan listrik itupun mencuri perhatian publik, Kamis (5/1/2023)
Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Kabar seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam jajaran berita terpopuler. Mulai dari komentar tajam hingga pujian. Ini rangkumannya.
Klub kasta kedua Liga Belanda, FC Emmen, ketiban sial secara berturut-turut. Hal ini terjadi seiring dengan pembekuan status pemain Timnas Indonesia, Tim Geypens.