Sebuah video viral di media sosial yang menampilkan dokter yang bertugas di RSUD Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan mendapat dugaan kekerasan dari keluarga pasien
Keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan menjadi sorotan publik setelah melakukan perlawanan kepada seorang dokter.
viral video dari keluarga pasien terhadap seorang dokter spesialis di RSUD Sekayu memaksa dr Syahpri Saputra buka masker hingga menyebut "Dokter Gila".
Seorang anggota keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan melakukan perlawanan kepada seorang dokter. Keluarga pasien berikan klarifikasi
Seorang dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan yang diduga mendapatkan perlawanan dari keluarga pasien.ÂÂ
Seakan mengintimidasi dokter dengan pernyataan protes, dan menyebut "Dokter Gila". Video yang viral dikutip tvonenews.com pada akun X seorang pria secara paksa
Dua wanita yang merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) yakni MAR (44) dan DP (26) ditangkap aparat kepolisian Unit Narkoba Polres Musi Banyuasin. Keduanya merupakan warga Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin.
Polda Sunatra Selatan, dikabarkan berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan satu keluarga di Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin, Sunatra Selatan.
Aparat kepolisian Polres Musi Banyuasin, menemukan keempat jenazah tersebut di tiga tempat yang berbeda. Heri dan Jurai ditemukan di dalam rumahnya dengan kondisi tangan terikat dan sudah membusuk. Sementara Marsel ditemukan di semak belukar dalam kondisi dipenuhi luka bacokan.
Aksi perampokan terjadi di sebuah toko di kawasan Desa Toman, Kecamatan Babat Toman, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan pada Kamis malam (29/11)2023). Kawanan per
Mayat ini diduga merupakan pelajar SD bernama Alfaris (10) anak pasangan Ibrahim dan Titik Susanti, warga Desa Sukarami, Kecamatan Sekayu, yang hilang tenggelam di Sungai Musi pada dua pekan lalu.
SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.