Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang menunjukkan kenaikan indeks literasi keuangan mencapai 66,46 persen dan indeks inklusi keuangan 80,51 persen.
Dalam data yang dirilis, melaporkan indeks kepuasan haji 2024 jemaah Indonesia (IKHJI). sangat memuaskan dengan mencapai angka (skor) 88,20. Simak penjelasan..
Hal ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks kepuasan jamaah haji Indonesia (IKHJI) 2024 memuaskan mencapai diangka (skor) 88,20 simak
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) tahun 1445H/2024M sebesar 88,20 persen,. Naik sebanyak 2,37 poin dari tahun sebelumnya.
âSudah hanya dapat Rp900 ribu per tahun, setiap ada masalah pasti yang pertama disalahkan. Belum lagi urusan kerja bakti, kemalingan sampai warga berkelahi pasti larinya ke RT dan RW,â
Masyarakat meragukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai sosok yang dapat membawa arah ekonomi Indonesia bangkit. Hal ini tergambar dari survei yang dir
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan mobilitas masyarakat di pusat perdagangan dan ritel mengalami penurunan pada Juli 2021 dibandingkan bulan sebelumnya.
"Pada Mei 2021 terjadi inflasi 0,32 persen, karena kenaikan permintaan terasa sekali pada bahan makanan, untuk kebutuhan puasa dan Lebaran," demikian rilis BPS.
Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Sekelompok Preman kampung diduga keroyok tuan rumah hajatan di Purwakarta hingga tewas. Tanggapan DPR RI soal seruan gulingkan Prabowo viral di media sosial
Tanggapan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengenai insiden pengeroyokan pemilik hajatan oleh preman. Dedi Mulyadi tegaskan dampak kebijakan WFH bagi ASN.
Ramalan karier zodiak hari ini 6 April 2026 membawa kabar baik. Aries, Gemini, Cancer, Libra, dan Sagitarius diprediksi dapat kejutan besar dalam pekerjaan.
Eks Kepala Kantor Kepresidenan, Hasan Nasbi, melontarkan teguran keras terhadap pihak-pihak yang dinilai sengaja meluncurkan provokasi untuk menyudutkan pemerintahan Prabowo.