BRI melalui program Corporate Social Responsibility BRI Peduli menggelar kegiatan bertajuk Bersih-bersih Pantai untuk Lingkungan Berkelanjutan di Kuta, Bali.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyerahkan secara simbolik santunan kepada 11 ahli waris korban meninggal dunia akibat banjir di Sumatera Utara. Peny
Dukungan BRI beserta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) lainnya pada pembangunan Huntara ini adalah dari sisi pembiayaan dan pemenuhan kebutuhan logistik.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada 116.054 penerima manfaat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera,
Eksistensi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sari Amerta Giri kian menguat setelah mendapatkan pendampingan dari BRI lewat Program Aspire to Uplift, Revive, and Achieve (AURA).
BRI kembali menunjukkan upaya nyata dalam mendukung tanggap darurat dan pemulihan pascabencana dengan menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera.
BRI melalui unit-unit kerja terdekat di wilayah terdampak bergerak cepat melakukan pemetaan kebutuhan di lapangan sebagai bagian penanganan tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk hadir mendampingi masyarakat terdampak, sekaligus memastikan respons kemanusiaan berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati.
Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.