Para tersangka kasus perampokan dan pembunuhan sadis terhadap Aris Supriyanto (30) pegawai rumah sakit di Surabaya yang ditusuk mulutnya dengan pisau dapur, kini direkonstruksi ulang.
Berbagai cerita terungkap dalam kasus pembunuhan dan perampokan sadis terhadap Aris Supriyanto (30) pegawai sebuah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Surabaya, yang ditemukan tewas dengan mulut tertancap pisau dapur pada November lalu di rumah kavling, Dusun Glundung, Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Gresik.
Kasus perampokan dan pembunuhan brutal yang menimpa AS (30) pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Surabaya, yang ditemukan tewas berlumuran darah dengan kondisi mulut ditusuk pisau dapur pada Selasa (28/11) lalu, hingga kini masih menyisakan cerita.
Tampang Irfan Suryadi (24) dan Hengky Pratama Susanto (23) pelaku pembunuhan brutal terhadap AS (30) yang ditemukan tewas dengan mulut tertancap pisau dapur.
Tim Buru Sergap Satreskrim Polres Gresik, Polda Jatim, berhasil meringkus kawanan penadah barang berharga milik korban AS (30), yang tewas mengenaskan dengan mulut ditusuk pisau dapur di dalam rumahnya, kavling Dusun Glundung
Perlahan tapi pasti, kasus pembunuhan brutal yang menimpa korban AS yang ditemukan tewas mengenaskan dengan mulut tertancap pisau dapur, di dalam rumahnya di kavling Dusun Glundung, Desa Pranti
Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.