Sempat dikabarkan punya darah Malaysia, pemain Liga Belanda ini malah penuhi syarat FIFA untuk memperkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Singgung Ragnar Oratmangoen, pemain keturunan berdarah Belanda-Bogor blak-blakan buka peluang bela Timnas Indonesia. Siapa dia? Simak selengkapnya di sini!
Padahal sudah ditunggu-tunggu oleh Malaysia, pemain muda Belanda ini malah lebih tertarik bela Timnas Indonesia karena dirinya masih punya keturunan Bogor.
Beberapa waktu yang lalu, seorang pemain sepak bola asal Belanda yang memiliki darah Bogor yakni Thomas Poll mengaku tertarik bermain untuk Timnas Indonesia.
Tampil memukau di liga Eropa, dua pemain berdarah Indonesia berikut bisa dilirik Shin Tae-yong buat memperkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Satu lagi pemain keturunan asal Belanda yang memiliki darah Bogor yakni Thomas Poll beberapa waktu yang lalu, mengaku tertarik untuk membela Timnas Indonesia.
Masih berusia 23 tahun, bek Eropa berdarah Bogor menyatakan kesiapannya untuk membela Timnas Indonesia dan bisa jadi amunisi berharga Garuda di Piala AFF 2024.
Baru baru ini, Yussa Nugraha, berbincang dengan salah satu pemain keturunan bernama Thomas Poll dan menanyakan tentang peluangnya untuk membela Timnas Indonesia
Lini belakang Timnas Indonesia dipastikan bakal semakin tangguh setelah salah satu bek Eropa keturunan Bogor menyatakan siap membela skuad Garuda. Siapakah dia?
Pemain keturunan berdarah Baogor, Thomas Poll sempat dibilang orang Malaysia tetapi menegaskan darah Indonesia mengalir dalam tubuhnya dan siap dinaturalisasi.
Psikolog Okina Fitriani ungkap bahaya video viral Nathalie Holscher hingga Pratiwi Noviyanthi pakai jasa tren konten polisi anak 84 untuk menakuti anaknya.
Ketika bicara tentang maraknya rasa kebencian terhadap umat Muslim, mantan Presiden AS Bill Clinton sebut putrinya sudah khatam Al-Qur'an sejak usia 15 tahun.
Tiga pemain Timnas Indonesia jadi sorotan media Vietnam setelah kesulitan mendapatkan menit bermain bersama klub masing-masing di Eropa usai bawa Garuda Juara.
Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) menyarankan pemerintah agar mengkaji ulang rencana pemberian insentif lebih bagi kendaraan listrik berbasis baterai nikel, dengan memperhatikan tren teknologi dan daya beli masyarakat.