Hacker Bjorka yang membongkar data beberapa pejabat, Kini Publik Bertanya, Ini Alasan Mabes Polri Tak Terburu-buru Soal Kasus Hacker Bjorka, Kamis 22/9/2022
Miris, ruang sidang KKEP di Gedung Transnasional Crime Center (TNCC) Lantai 1 itu justru direnovasi oleh Ferdy Sambo saat masih menjabat Kadiv Propam Polri.Â
Irjen Pol Ferdy Sambo merupakan seorang Jenderal bintang dua yang terlibat sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat
Nama Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tiba-tiba mencuat ke pembicaraan publik akibat perbuatan mereka yang telah membunuh ajudannya sendiri, Brigadir J
Aksi hacker Bjorka ke instansi pemerintah direspon dengan digelarnya rapat khusus di kantor kepresidenan dan lahirnya tim khusus bentukan Presiden Joko Widodo.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) akan mengungkap hasil pemeriksaan Putri Candrawathi.
Sanksi pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) atau pemecatan terhadap ferdy Sambo dilakukan setelah melalui sidang kode etik Polri dan mendengar keterangan saksi.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan segera menindak tegas personel yang diduga melanggar kode etik terkait kasus dugaan pembunuhan Brigadir J.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkap pihaknya akan segera mengurus beberapa persiapan sidang kode etik untuk pemecatan Irjen Ferdy Sambo.
Anggota DPR Komisi III Rudi Mas'ud minta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera buka kasus kematian Brigadir J yang turut menyeret sejumlah anggota.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa jumlah personel Polri yang telah diperiksa terkait kasus pembunuhan Brigadir J sudah mencapai 97 orang.
Tak ingin kecolongan, Tegas! "Hak Kami Minta Diperlihatkan Rekaman CCTV, Jika Tidak Perbolehkan Justru Kami Akan Curiga," Ucap Pengacara Brigadir J, (21/8/)
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia.
NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James.
Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
Para pemain Timnas Indonesia di kasta tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie, bisa menghadapi masalah besar karena NAC Breda. Hal ini merupakan dampak dari masalah paspor sejumlah pemain diaspora.