Dalam penjelasannya, Buya Yahya mengatakan kalau tutup mata sering dilakukan kala seseorang kesulitan untuk fokus atau khusyuk. Kata Buya Yahya boleh merem asal
kesulitan khusyuk saat shalat, apakah boleh?. Hal ini dijelaskan Buya Yahya sebab katanya sering dilihat kala shalat berjamaah di Masjid. Simak penjelasannya...
Tutup mata saat shalat bisa jadi salah satu cara seseorang untuk khusyuk saat beribadah. Hal ini memicu pertanyaan, apakah diperbolehkan? Kata Buya Yahya selama
Sebab dalam praktiknya, terkadang muncul begitu gangguan berupa pikiran lain saat seseorang terdiam. Hal itu juga umum terjadi saat shalat kata Buya Yahya jadi
Jadi salah satu kewajaran, kata Buya Yahya seseorang merem untuk dapatkan kekhusyukan. Sebagaimana, diketahui menunaikan ibadah shalat itu kewajiban umat muslim
Tutup mata kala shalat bisa jadi salah satu cara seseorang untuk khusyuk saat beribadah. Hal ini tentu jadi perhatian, apakah diperbolehkan Islam? Buya Yahya...
setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda untuk mendapatkan kekhusyukan dalam shalat. Termasuk ada orang yang memejamkan mata ketika shalat lebih khusyuk.
Seorang jamaah bertanya mengenai hukum shalat sambil menutup mata agar menjadi lebih khusyuk. Begini penjelasan Ustaz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS.
Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.