News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Vpc

Viking Persib Club Rayakan Ulang Tahun ke-30 dengan Sederhana

Viking Persib Club Rayakan Ulang Tahun ke-30 dengan Sederhana

Viking Persib Club (VPC) merayakan hari ulang tahun yang ke-30 pada Senin (17/7/2023). Tidak seperti sebelumnya, perayaan dibuat dengan sederhana.
PSSI dan PT LIB Selidiki Insiden Meninggalnya Dua Orang Suporter Bobotoh di Gelora Bandung Lautan Api

PSSI dan PT LIB Selidiki Insiden Meninggalnya Dua Orang Suporter Bobotoh di Gelora Bandung Lautan Api

PSSI dan PT LIB sedang menyelidiki insiden meninggalnya dua orang suporter saat pertandingan Persib melawan Persebaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Lupakan Dulu Rivalitas yang Panas, The Jakmania Ikut Berduka atas Meninggalnya Dua Bobotoh di GBLA, Ucap Kata-kata Ini

Lupakan Dulu Rivalitas yang Panas, The Jakmania Ikut Berduka atas Meninggalnya Dua Bobotoh di GBLA, Ucap Kata-kata Ini

Adapun suporter Persija Jakarta, The Jakmania itu diketahui adalah rival bobotoh Persib Bandung di stadion.
Dua Bobotoh Persib yang Meninggal Dunia di Stadion GBLA Namanya Ahmad Solihin dan Sopiana Yusup

Dua Bobotoh Persib yang Meninggal Dunia di Stadion GBLA Namanya Ahmad Solihin dan Sopiana Yusup

Meninggalnya dua orang suporter Persib Bandung atau biasa disebut bobotoh menjadi perbincangan panas di media sosial, Sabtu (18/6/2022).
Dua Bobotoh Meninggal Dunia di Stadion GBLA Saat Laga Persib Vs Persebaya, Satu Orang Bogor, Satu Lagi Orang Cibaduyut

Dua Bobotoh Meninggal Dunia di Stadion GBLA Saat Laga Persib Vs Persebaya, Satu Orang Bogor, Satu Lagi Orang Cibaduyut

Dua orang suporter Persib Bandung atau biasa disebut bobotoh dikabarkan meninggal dunia saat pertandingan Laga Piala Presiden 2022 antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya.
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT