Reaksi fans Garuda soal keputusan Ahmad Al Ali, wasit asal Kuwait saat laga Timnas Indonesia kontra Arab Saudi berbeda jauh dari wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf.
AFC berpotensi menunjuk wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf, untuk memimpin laga Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 karena aturan FIFA ini.
Situasi kurang mengenakkan dialami oleh Timnas Indonesia atas AFC resmi tunjuk Qatar dan Arab Saudi jadi tuan rumah putaran keempat Kualikasi Piala Dunia 2026.
PSSI-nya Oman langsung menelepon AFC setelah wasit yang dianggap merugikan Timnas Indonesia, Ahmed Al Kaf dikeluarkan dari daftar wasit Piala Dunia Antarklub 2025.
Lama tak terdengar, sosok wasit kontroversial Ahmed Al Kaf muncul lagi setelah Timnas Indonesia raih kemenangan atas Bahrain di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Wasit asal Timur Tengah yang akan bertugas di laga Timnas Indonesia Vs Bahrain memiliki catatan baik terhadap skuad Garuda ketimbang kinerja wasit Ahmed Al Kaf.
Catatan Gulmurodi Sadullo, wasit asal Tajikistan yang akan memimpin laga Timnas Indonesia Vs Bahrain suka ringan kartu. Ia tak jauh berbeda dari Ahmed Al Kaf.
Wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf yang merampok kemenangan Timnas Indonesia atas Bahrain memamerkan, ia mengenakan sorban saat menunjukkan penghargaan dari FIFA.
Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh".
Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.