Batal kontrak Megawati Hangestri yang sudah diincar sejak 2023, Fenerbahce justru ketiban untung setelah datangkan rival Megatron selama main di Red Sparks ini.
Ketika Megawati Hangestri tengah pulang ke Indonesia, rivalnya semasa di Korea ini malah lebih bersinar di Turki hingga langsung jadi idola fans Fenerbahce.
Klub raksasa Turki langsung pamerkan bintang anyar mereka setelah gagal gaet Megawati Hangestri, yang kini bergabung dengan Manisa BBSK, Kadinlar 1 Ligi.
Klub raksasa Turki pamer pemain bintang baru setelah gagal mendapatkan Megawati Hangestri, yang kini berseragam Manisa BBSK, dan baru saja debut latihan.
Klub papan atas Sultanlar Ligi, Fenerbahce sempat memantau Megawati Hangestri dan digadang-gadang bakal merekrut Megatron di skuad utamanya untuk musim depan.
Gagal dapatkan Megawati Hangestri, klub yang pernah juara Turkish Cup itu mengalihkan perhatian mereka dengan mendatangkan rival Megatron semasa di Red Sparks..
Gara-gara Megawati Hangestri pilih gabung Manisa BBSK, klub papan atas liga Turki Fenerbahce justru rekrut rival Megatron selama di Red Sparks untuk musim depan
Bukan Megawati Hangestri yang bergabung ke Liga Turki ke klub Fenerbahce Medicana. Eks lawan Megatron di Red Sparks justru bergabung dengan Fenerbahce, bersanding dengan
Pemain yang sebelumnya menjadi musuh Megawati Hangestri saat membela Red Sparks di Liga Korea justru merasakan kehilangan Megatron yang kini pulang ke Indonesia
Atlet voli asal Amerika Serikat, Yaasmeen Bedart-Ghani tak ragu mengakui kehebatan duet maut Jung Kwan Jang Red Sparks, Megawati Hangestri dan Giovanna Milana.
Meskipun para pemain ini menjadi rival Megawati Hangestri di Liga Korea, namun mereka turut merasa kehilangan ketika tahu kalau Mega akan tinggalkan Red Sparks.
Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.