CEO PSIS Semarang A S Sukawijaya menyatakan bertanggung jawab atas keterpurukan tim kebanggaan ibu kota Jawa Tengah tersebut di Liga 1 Indonesia 2024-2025 hingga terdegradasi ke Liga 2 musim depan.
Komisaris PT Mahesa Jenar Semarang AS Sukawijaya alias Yoyok Sukawi menyebut dana tersebut untuk menutup tanggungan utang akibat kerugian operasional pada tahun 2023 dan 2024.
Benarkah Shin Tae-yong tak jadi pulang ke Korea dan akan direkrut menjadi pelatih PSIS Semarang, setelah dipecat oleh PSSI dari Timnas Indonesia? Ternyata...
Video CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi ingin merekrut Shin Tae-yong, usai dipecat PSSI viral di media sosial. Di sisi lain putra STY bilang kalau ayahnya akan…
Wareng di sela pemeriksaan di Polrestabes Semarang, menyebut dirinya dilaporkan atas dugaan unggahan di media sosial yang mengkritisi performa PSIS Semarang.
Klub Liga 1, PSIS Semarang resmi mengumumkan kehadiran pelatih fisik anyar, Alberto Garcia untuk mendampingi Gilbert Agius pada kompetisi musim 24/25 nanti.
Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan PSIS Semarang langsung bergerak cepat usai banding kepada PSSI soal hukuman larangan laga kandang dihadiri penonton dikabulkan.
Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor