news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ustaz Abdul Somad (UAS) Angkat Bicara Soal Kisruh Pulau Rempang, Batam, Kep. Riau.
Sumber :
  • Tangkapan Layar/Ustaz Abdul Somad Official

Pendakwah Berdarah Batak Melayu Ustaz Abdul Somad Buka Suara Soal Konflik Pulau Rempang: yang Ada Jabatan Tolong dengan Kuasa, yang Sanggup Berteriak Tolong dengan Suara

Ustaz Abdul Somad akhirnya angkat bicara soal kisruh yang terjadi di Pulau Rempang, Kepulauan Riau. UAS juga menceritakan asal usul penduduk Pulau Rempang.
Selasa, 12 September 2023 - 00:56 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvonenews.com - Ustaz Abdul Somad akhirnya angkat bicara soal konflik yang terjadi di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau.

“Keturunan Prajurit Terbilang,” ujar Ustaz Abdul Somad mengawali unggahannya di Instagram pribadinya @ustadzabdulsomad_official, dikutip tvOnenews pada Selasa (11/9/2023).

Kemudian Ustaz Abdul Somad menceritakan asal usul penduduk Pulau Rempang.

Berbeda dengan postingannya yang lain, dalam unggahan itu Ustaz Abdul Somad menggunakan pakaian adat melayu. 


Foto yang Diunggah oleh Ustaz Abdul Somad (UAS) saat Beliau Menyoroti Konflik Pulau Rempang (Instagram/ustadzabdulsomad_official)

Bahkan wajah Ustaz Abdul Somad terlihat masam.

Sementara di akhir unggahannya itu, Ustaz Abdul Somad mengatakan dengan tegas.

“Yang ada jabatan, tolong dengan kuasa. Yang sanggup berteriak, tolong dengan suara,” tandas Ustaz Abdul Somad.

Unggahan ini diduga merupakan reaksi Ustaz Abdul Somad atas konflik yang terjadi di Pulau Rempang.

Sontak unggahan itupun langsung dibanjiri komentar oleh banyak pihak.

Mengapa Ustaz Abdul Somad Bersuara?


Ustaz Abdul Somad, Keturunan Batak Melayu (Tangkapan Layar/Ustaz Abdul Somad Official)

Ustaz kondang yang bernama lengkap Abdul Ṣomad Batubara ini memang lahir di Sumatera Utara pada 18 Mei 1977.

Ustaz Abdul Somad lahir di Silo Lama, Asahan.

Ustaz Abdul Somad merupakan keturunan batak melayu.

Ayah Ustaz Abdul Somad berdarah Batak, sementara ibunya berdarah Melayu.

Sejak kecil hingga remaja Ustaz Abdul Somad habiskan waktu di tanah kelahirannya.

Namun ketika usia remaja tepatnya pada 1994, Abdul Somad pindah ke Riau untuk melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah Nurul Falah, Air Molek, Indragiri Hulu, Riau.

Kemudian, Ustaz Abdul Somad sempat berkuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau. 

Namun akhirnya kuliah di luar negeri untuk memperdalam ilmu agamanya.

Ustaz Abdul Somad belajar di Universitas Al-Azhar, Mesir dan kemudian melanjutkan S2 di Dar El Hadith El Hassania, Maroko.

Sepulangnya dari luar negeri, Ustaz Abdul Somad mengabdikan dirinya di UIN Riau.

Namun pada 2019 karena kesibukan akhirnya beliau keluar.

Hingga kini Ustaz Abdul Somad  berdakwah ke seluruh penjuru negeri.

Ustaz Abdul Somad terkenal dengan pendakwah yang kerap menggunakan diksi humor dalam ceramahnya.

Saat ini Ustaz Abdul Somad menetap di Pesantren Tahfizh al-Qur'an az-Zahra Jl. Kamboja, Rimbo Panjang. Kec. Tambang. Kab. Kampar. Prov. Riau.

Oleh karenanya, sebagai orang Melayu dan tinggal di Riau, sangat lumrah Ustaz Abdul Somad bersuara keras.

Isi Lengkap Unggahan Ustaz Abdul Somad Soal Konflik Pulau Rempang


Makam Sultan Mahmud, Salah Satu Tokoh Pahlawan Kesultanan Riau-Lingga-Johor-Pahang (ANTARA/Ardhi)

MASYARAKAT REMPANG*

*_Keturunan Perajurit Terbilang_*

Oleh :

*Prof. Dr. Dato' Abdul Malik, M.Pd.* *

*SEBETULNYA,* penduduk asli Rempang-Galang dan Bulang adalah keturunan para prajurit Kesultanan Riau-Lingga yang sudah eksis sejak 1720 masa pemerintahan Sultan Sulaiman Badrul Alam Syah I.

Pada Perang Riau I (1782-1784) mereka menjadi prajurit Raja Haji Fisabilillah. Dan, dalam Perang Riau II (1784–1787) mereka prajurit Sultan Mahmud Riayat Syah.

Ketika Sultan Mahmud Riayat Syah berhijrah ke Daik-Lingga pada 1787, Rempang-Galang dan Bulang dijadikan basis pertahanan terbesar Kesultanan Riau-Lingga. Pemimpinnya Engku Muda Muhammad dan Panglima Raman yang ditunjuk oleh Sultan Mahmud.

Kala itu pasukan Belanda dan Inggris tak berani memasuki wilayah Kesultanan Riau-Lingga. Anak-cucu merekalah sekarang yang mendiami Rempang-Galang secara turun-temurun.

Pada Perang Riau itu nenek-moyang mereka disebut Pasukan Pertikaman Kesultanan. Nukilan itu ada ditulis di dalam Tuhfat al-Nafis karya Raja Ali Haji. Semoga mereka senantiasa dilindungi Allah SWT.

*) _Tokoh Masyarakat Melayu Serantau.

Yang ada jabatan, tolong dengan kuasa.

Yang sanggup berteriak, tolong dengan suara.


Jembatan Barelang (Singkatan dari BAtam, REmpang, dan GaLANG)/ANTARANEWS/Yude

Apa Penyebab Konflik di Pulau Rempang?

Pulau Rempang memiliki luas sekitar 165 km².

Pulau ini berada di wilayah pemerintahan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. 

Pulau Rempang merupakan pulau besar kedua dalam rangkaian Pulau Barelang, yang dihubungkan oleh enam buah jembatan. 

Pulau Rempang terletak sekitar 3 km di sebelah tenggara Pulau Batam dan terhubung dengan Pulau Galang di bagian selatan.

Pulau Rempang rencananya akan dijadikan pariwisata hijau atau Rempang Eco City.

Namun saat rencana penggusuran pemukiman warga terjadilah bentrokan.


Petugas Terlibat Kericuhan dengan Ribuan Pengunjuk Rasa yang Merupakan Warga Pulau Rempang di Depan Kantor BP Batam, Senin (11/9/2023)/ANTARA

Petugas gabungan dari Polri, TNI, Ditpam Badan Pengusahaan (BP) Batam, dan Satpol PP terlibat bentrok dengan warga Rempang saat penjagaan proses pengukuran untuk pengembangan kawasan tersebut oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kamis (7/9/2023).

Adapun keributan pecah saat petugas gabungan tiba di lokasi. 

Keributan itu dipicu karena warga masih belum setuju dengan adanya pengembangan kawasan tersebut yang merupakan kampung adat masyarakat Melayu. 

Akibat keributan tersebut, petugas terpaksa menembakkan gas air mata karena situasi yang tidak kondusif.

Akibat bentrok itu, Polresta Barelang (Batam, Rempang, Galang) menetapkan tujuh dari delapan orang yang diamankan saat bentrokan warga Rempang dengan aparat gabungan, ditetapkan sebagai tersangka. (put)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:44
02:34
01:28
01:14
01:19
01:41

Viral