- IST
Momen Peresmian Kampus SMP-SMA Sekolah Perkumpulan Mandiri Panglima Polim
"Di Sekolah Perkumpulan Mandiri, kami percaya akan potensi besar yang dimiliki setiap anak. Kampus baru ini menegaskan kembali komitmen kami untuk mengembangkan potensi tersebut, memadukan kekayaan budaya Indonesia dengan standar pendidikan Internasional," ujar Edwin, dalam keterangan tertulis, Jumat (26/7/2024).
Edwin juga menyoroti pendekatan unik yang diterapkan oleh sekolah ini. Menurutnya, SPM memberikan pengalaman pendidikan yang dipersonalisasi, memastikan setiap siswa menerima perhatian dan dukungan yang mereka butuhkan untuk berkembang.
"Keberagaman adalah kekuatan kami, menumbuhkan lingkungan yang saling menghormati dan memahami," kata Edwin.
Acara juga turut dilengkapi dengan prosesi pemotongan tumpeng. Pemotongan tumpeng adalah sebuah ritual tradisional Indonesia yang melambangkan rasa syukur dan persatuan.
Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Direktur Operasional SPM Linda Suwahjo, dan diberikan kepada Edwin Soeryadjaya, Aryo Djojohadikusumo, Abraham, Naning Yuliastanti, dan juga Ibu Shinta Aulia beserta Esmeralda mewakili YPK OeL.
Acara diakhiri dengan sorak-sorai meriah untuk tim olahraga Komodos SPM dan antisipasi bersama untuk perjalanan yang seru dan menarik di masa depan. Pembukaan kampus baru ini menandai dimulainya era baru bagi SMP & SMA SPM Panglima Polim.
Dengan staf yang berdedikasi, orang tua yang suportif, dan siswa yang antusias, sekolah siap melanjutkan misinya dalam memberdayakan siswa untuk mencapai potensi penuh mereka. (ebs)