- Inter.it
Berita Inter Milan: Legenda Kesal dan Sindir Kebijakan Transfer Nerazzurri Usai Dikalahkan Udinese 2-1
Jakarta, tvOnenews.com – Usai menelan kekalahan pahit di pekan kedua Liga Italia 2025/26, kebijakan transfer Inter Milan sepanjang musim panas ini langsung mendapat sorotan dari legenda klub.
Seperti diketahui, Inter Milan gagal melanjutkan tren kemenangan mereka setelah tumbang 1-2 dari Udinese dalam lanjutan Serie A.
Kekalahan ini memunculkan komentar pedas dari legenda Nerazzurri, Beppe Bergomi, yang menilai musim 2025/26 tidak akan berjalan mudah bagi mantan timnya tersebut.
Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia, Bergomi menegaskan bahwa masalah lama Inter kembali terlihat.
“Persoalan yang sudah kita lihat selama 4-5 tahun terakhir kini terulang lagi,” ujarnya.
Menurut Bergomi, Inter Milan masih kekurangan tipe pemain yang mampu memenangkan duel satu lawan satu.
“Mereka tidak punya pemain seperti itu. Satu-satunya yang ada, Zalewski, sudah dilepas musim panas ini,” tegas mantan kapten Inter tersebut.
Padahal, Nerazzurri sempat unggul lebih dulu di babak pertama. Namun, permainan ceroboh di lini belakang serta minimnya kekuatan fisik di lini tengah membuat mereka goyah.
Di babak kedua, meski intensitas meningkat, serangan Inter tetap tumpul dan tidak efektif.
Bergomi juga memberi pujian kepada Udinese yang tampil disiplin.
“Mereka bertahan dengan baik, kompak. Dan melawan tim seperti itu, sekadar mengirim bola ke kotak penalti tidak akan cukup,” jelasnya.
Meski begitu, ia tetap mengakui Inter pernah menunjukkan kualitas luar biasa di era Simone Inzaghi.
“Inter pernah mencapai puncak permainan melalui kombinasi antar pemain. Tapi menghadapi struktur permainan Udinese memang selalu sulit,” tambahnya.
Tak hanya soal performa di lapangan, Bergomi juga menyinggung aktivitas transfer Nerazzurri musim panas ini.
“Mereka mendatangkan lima pemain berusia di bawah 23 tahun, tapi tidak ada yang jadi starter,” katanya.
“Di sisi lain, pemain-pemain lain kini setahun lebih tua. Mereka juga tim terakhir yang memulai pramusim. Jadi saya rasa musim ini akan sangat berat bagi mereka,” tutup Bergomi.
(sub)