- Istimewa
Upaya Buka Lapangan Kerja, Ibu-ibu di Depok Dilatih Digital Marketing Lewat AI
Jakarta, tvOnenews.com - Berbagi upaya dilakukan sejumlah pihak dalam membuka lapangan pekerjaan di tanah air.
Dasar itulah yang dilakukan oleh Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever menggelar pelatihan kepada 50 ibu rumah tangga di Kota Depok, Jawa Barat.
Pelatihan tersebut berupa pengolahan produk makanan populer berupa nugget dan dimsum mentai.
Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan langkah ini merupakan komitmen pihaknya sebagai upaya memandirikan ekonomi perempuan.
Ia mengaku pelatihan ini ditujukan agar kaum ibu-ibu dapat membuka peluang usaha produk makanan viral dengan menggunakan bahan pokok relatif murah.
“Lewat pelatihan ini, kami ingin mendorong kesetaraan dan menghilangkan stigma kalau perempuan cuma di rumah. Kaum Emak-emak juga punya potensi untuk berdaya dan berkontribusi secara ekonomi,” kata Sandiaga Uno kepada awak media, Jakarta, Minggu (11/1/2025).
Sandiaga Uno menjelaskan dalam pelatihan itu para ibur rumah tanggan juga diajarkan pemanfaatan digital marketing.
Menurutnya para peserta dilatih menggunakan AI atau kecerdasan buatan untuk dapat memasarkan produk olahannya.
"Pakai AI, pemasaran lewat medsos jadi lebih mudah. Tinggal foto (produk), tulis prompt-nya pakai AI, upload, langsung bisa jualan di instagram. Jualan jadi lebih mudah," katanya.
Sementara itu, Ketua OK OCE Forever, Esti Dwi Gandini menjelaskan bahwa peserta diajarkan keterampilan dasar membuat nugget dan dimsum mentai.
Kedua menu tersebut dipilih karena fleksibel untuk dimodifikasi sesuai selera pasar.
“Selain hardskill memasak, peserta juga kami ajarkan penggunaan generative AI untuk membuat konten promosi. Bahkan, mereka langsung ditantang membuka pre order pada hari yang sama,” kata Esti.
Dari tantangan tersebut, para peserta berhasil mengumpulkan pesanan sebanyak 250 potong nugget dan 235 potong dimsum.
Dengan harga jual berkisar Rp 2.000 hingga Rp 3.500 per potong, para ibu-ibu memperoleh pendapatan sekitar Rp 1.177.500 hanya dalam satu hari.
"Setelah sesi pelatihan tatap muka, program ini akan dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama tiga pekan," jelasnya.
Pendampingan tersebut bertujuan memfasilitasi diskusi antara peserta dan para pelatih, sekaligus memberikan dukungan dalam menghadapi tantangan usaha yang muncul.