- Istimewa
Keluarga Pengemudi Ojol Korban Kerusuhan Demo Akhir Agustus 2025 di Makassar Perlahan Mulai Bangkit
Jakarta, tvOnenews.com - Aksi demonstrasi hingga berujung kerusuhan massa diberbagai daerah yang terjadi pada akhir Agustus 2025 kelam menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban meninggal dunia diantaranya pengemudi Ojek Online (Ojol) yakni almarhum Rusdamdiansyah alias Dandi.
Dandi diketahui meninggal dunia usai dikeroyok sejumlah orang saat menonton aksi unjuk rasa di Kawasan Universitas Bosowa (Unibos), Makassar pada Jumat (29/8/2025).
Sebelumnya Dandi dikeroyok oleh sejumlah orang usai diteriaki intel saat menyaksikan jalannya aksi unjuk rasa tersebut hingga berbuntut melayangnya nyawa dari sang pengemudi Ojol tersebut.
Kepolisian pun telah menetapkan sejumlah orang sebagai tersangka terkait aksi penegeroyokan terhadap Dandi.
Namun, duka terus dirasakan bagi kelaura alamarhum setalah kepergian dari sang driver Ojol dari aplikator Grab tersebut.
Lantas, pihak Grab pun turut memberikan dukungan kepada keluarga almarhum Dandi agar dapat bangkit dari rasa duka itu.
Kini keluarga dari almarhum Dandi telah perlahan bangkit dengan menjalani usaha berdagang layanan digital berupa pulsa hingga transaksi online dengan bermodalkan kios melalui program GrabKios.
Saerah selaku ibu dari almarhum Dandi mengatakan usaha layanan digital bagi warga Perumahan Grand Sulawesi, Romang Lompoa, Kabupaten Gowa itu knii menjadi penghasilan Utama keluarganya.
Saerah mengaku menjalani hari-hari setelah kepergian sang anak bukan perkara mudah. Namun keberadaan kios tersebut perlahan membantu keluarga menata kembali kehidupan.
“Kami masih berusaha menerima kehilangan ini. Tapi dengan adanya kios ini, kami punya kegiatan dan penghasilan untuk melanjutkan hidup,” ujar Saerah, Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Di sisi lain, Group CEO & Co-Founder Grab, Anthony Tan mengatakan program tersebut merupakan komitmen pihaknya kepada kelaurag mitra driver.
"Pentingnya memastikan keluarga mitra tetap mendapatkan dukungan untuk melanjutkan kehidupan setelah peristiwa duka," pungkasnya.(raa)