news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.
Sumber :
  • ANTARA

BULOG Seluruh Indonesia Mulai Serap Gabah dan Beras Dalam Negeri di Awal 2026

Perum BULOG menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan memulai penyerapan gabah dan beras produksi dalam negeri secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sejak awal tahun 2026.
Selasa, 27 Januari 2026 - 08:11 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Perum BULOG menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan memulai penyerapan gabah dan beras produksi dalam negeri secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sejak awal tahun 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penugasan pemerintah untuk melindungi petani, menjaga stabilitas harga, serta memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Penyerapan gabah dan beras telah berjalan di berbagai sentra produksi, mulai dari Sumateta, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua. Dengan target yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar 4 juta ton setara beras, kegiatan ini dilaksanakan langsung oleh jajaran Kanwil dan Kantor Cabang BULOG dengan pola jemput bola, turun langsung ke sawah, titik panen, hingga penggilingan padi.

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos., S.H., M.Han. menegaskan bahwa penyerapan tahun 2026 difokuskan pada hasil panen petani lokal dengan tetap mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP) dan Rp12.000 per kilogram untuk beras.

“Sejak awal tahun 2026, BULOG di seluruh Indonesia sudah mulai melakukan penyerapan gabah dan beras hasil panen petani dalam negeri. Ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk memastikan petani mendapatkan harga yang layak sekaligus menjaga ketersediaan stok beras nasional,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Di wilayah Sumatera, penyerapan telah berjalan bahkan telah mencatatkan realisasi penyerapan sejak Januari, seiring masuknya masa panen awal tahun yaitu di Aceh, Sumut, Sumbar, Sumsel Babel, Bengkulu dan Lampung.

Sementara itu di Pulau Jawa, BULOG bergerak cepat di Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, serta Jawa Timur. Penyerapan dilakukan dengan target yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sejumlah daerah di Jawa mencatat kenaikan target penyerapan hingga puluhan persen sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.

Di wilayah Indonesia Tengah dan Timur, BULOG juga mulai menyerap gabah dan beras petani dari Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Maluku hingga Papua. Penyerapan ini sekaligus menegaskan bahwa penguatan stok nasional tidak hanya bertumpu pada wilayah barat, tetapi merata hingga wilayah timur Indonesia.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:44
03:26
01:32
06:03
01:24
05:06

Viral