news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.
Sumber :
  • Setpres

Nama Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Radar Kandidat Pilpres 2029, Ini Respons Publik

Nama Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin muncul sebaga 10 bakal calon kandidat Pilpres 2029.
Selasa, 10 Februari 2026 - 21:23 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin muncul sebaga 10 bakal calon kandidat Pilpres 2029.

Nama Sjafrie muncul dari hasil survei Indonesian Public Institute (IPI) terkait elektabilitas bakal calon kandidat Pilpres 2029.

Merespons hal tersebut, Pengamat Politik dan Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI), Fernando Emas mengatakan munculnya nama baru dalam bakal calon kandidat Pilpres 2029 membuat persaingan semakin memanas.

"Posisi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di puncak survei memang tidak mengejutkan, namun kehadiran nama Sjafrie dalam daftar tersebut membuka pertanyaan yang menarik sekaligus mengkhawatirkan bagi stabilitas politik pemerintahan saat ini," kata Fernando kepada awak media, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Fernando menuturkan Sjafrie bukanlah sosok asing dalam kontestasi perpolitikan tanah air.

Ia menjelaskan Sjafrie yang dikenal sebagai sahabat karib dari Presiden RI, Prabowo Subianto turut memiliki pengaruh bagi kancah perpolitikan tanah air.

"Wataknya yang tegas dan latar belakang militernya membuat sosoknya dipandang sebagai menteri paling powerful di kabinet. Namun, popularitas dan kekuasaan yang dimilikinya kini justru berpotensi menjadi bumerang bagi Prabowo sendiri. Ketika seorang menteri pertahanan mulai masuk dalam radar calon presiden, alarm politik seharusnya berbunyi keras di Istana," ungkapnya.

Di sisi lain, Fernando menjelaskan Sjafrie memiliki kekuatan sebagai sosok Menhan hingga keleluasaan dalam urusan negara.

Hal ini terlihat kala Sjafrie ikut turun gunung menangani permasalahan ekonomi nasional yang melanda.

"Yang lebih menarik, dan meresahkan adalah fakta bahwa seorang Menteri Pertahanan seperti Sjafrie ternyata begitu intens mengurusi urusan ekonomi, domain yang seharusnya menjadi wilayah kementerian lain," kata Sjafrie.

"Pertanyaan kritis muncul, mengapa SS yang notabene Menteri Pertahanan begitu aktif dalam ranah kebijakan ekonomi? Apakah ini bagian dari strategi untuk membangun kredibilitas sebagai calon pemimpin yang komprehensif? Atau lebih jauh lagi, apakah ini merupakan langkah kalkulatif untuk mematangkan positioning politik menjelang Pilpres 2029? “Jika jawabannya ya, maka Presiden Prabowo sedang menghadapi skenario yang sangat familiar dalam sejarah politik Indonesia pengkhianatan dari orang terdekat," sambungnya.

Fernando menuturkan fenomena berbalik dari kancah politik di tanah air kerap terjadi.

Karenanya, ia menyebut hal menarik akan terjadi pada bakal calon kandidat Pilpres 2029. 

"SBY berhasil menikung Megawati dalam Pilpres 2004 dan kemudian berkuasa selama dua periode, total 10 tahun. Pengkhianatan politik dari orang terdekat menjadi kenyataan pahit yang harus ditelan oleh presiden petahana," kata Fernando.

"Sejarah politik Indonesia penuh dengan ironi tentang pengkhianatan dari lingkaran dalam. Kasus SBY dan Megawati adalah pelajaran paling jelas bahwa kedekatan personal tidak menjamin loyalitas politik. Ketika ambisi kekuasaan bertemu dengan peluang, bahkan persahabatan terdekat bisa berubah menjadi persaingan paling sengit. Presiden Prabowo, yang sudah berkali-kali merasakan pahitnya kompetisi politik, seharusnya lebih waspada terhadap dinamika ini," sambungnya.

Di sisi lain, Koordinator Front Pemuda Indonesia Raya (FPIR), Fauzan Ohorella merespons hasil survei IPI. 

Ia menyebut hal lumrah jika adanya sosok baru dalam bakal calon kandidat Pilpres 2029.

"Orang terdekat yang menjadi lawan adalah kenyataan pahit yang sudah lumrah dalam politik Indonesia. Pertanyaannya bukan apakah ini akan terjadi, tetapi kapan dan apakah Presiden Prabowo sudah siap menghadapinya?," ujar Fauzan.(raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:26
01:07
01:15
01:56
01:13
05:12

Viral