- ANTARA
Perkuat Penyaluran Energi Gas, PGN Perlua Jaringan Pipa Gas pada 2025
Jakarta, tvOnenews.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus melakukan ekspansi dalam upaya memperkuat penyaluran energi gas bagi sektor industri dan pembangkit listrik.
Langkah itu dilakukan dengan menambah lebih dari 230 kilometer jaringan pipa distribusi sepanjang 2025 dengan catatan volume niaga gas bumi sebesar 836 BBTUD.
Langkah itu juga diiringi dengan capaian penyerapan pelanggan dengan catatan transmisi gas bumi bertumbuh 4 persen menjadi 1.609 MMSCFD dibandingkan tahun sebelumnya.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman mengatakan pihaknya terus menjaga kesinambungan penyaluran energi.
Upaya itu dilakukan melalui optimalisasi portofolio gas bumi dan LNG serta koordinasi intensif dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan strategis.
“Keandalan penyaluran gas bumi bagi pelanggan tetap menjadi prioritas utama PGN. Kami mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas dan LNG serta menerapkan pengelolaan volume secara adaptif untuk memastikan keberlanjutan layanan energi kepada pelanggan,” kata Fajriyah kepada awak media, Jakarta, Minggu (8/3/2026).
Tak hanya itu, Fajriyah juga memaparkan adanya penguatan kontribusi anak perusahaan dan afilias berupa volume pemrosesan LPG sebesar 117 metrik ton per hari atau naik sebesar 8 persen.
Pada pencapaian lifting minyak dan gas sebesar 17.519 BOEPD, serta LNG Trading Internasional menoreh pengiriman tujuh kargo atau setara sekitar 59 BBTUD ke pasar internasional sepanjang 2025.
Selain itu pihaknya juga menjalankan disiplin pengelolaan keuangan dengan catata beban umum dan administrasi menurun US$ 33,3 juta atau sekitar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Didukung penguatan operasional dan keuangan yang disiplin, PGN membukukan pendapatan mencapai US$ 3,9 milyar pada tahun 2025, meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pencapaian laba operasi tercatat US$ 519,6 juta, sedangkan laba bersih mencapai US$ 215,4 juta yang dipengaruhi oleh penyesuaian nilai aset hulu yang bersifat non-cash.
Fajriyah menambahkan bahwa kinerja PGN didukung oleh portofolio bisnis yang terdiversifikasi yang berfokus pada midstream dan downstream, meliputi segmen transmisi dan distribusi gas bumi, LNG, serta kontribusi anak perusahaan dan afiliasi lainnya.
“Kami konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan arus kas dan portofolio, termasuk langkah selektif pada proyek prioritas. Strategi ini penting untuk memperkuat ketahanan korporasi dalam menghadapi tantangan ke depan,” jelasnya.(raa)