news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tampang terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus.
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Langkah Polri Ungkap Seutuhnya Kasus Teror Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tuai Dukungan

Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus secara perlahan mulai terkuak oleh Polri.
Kamis, 19 Maret 2026 - 02:57 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus secara perlahan mulai terkuak oleh Polri

Ketua Gerakan Hak Asasi dan Reformasi Indonesia Sejahtera (GHARIS), Hormas Budi mendukung Polri dalam pengusutan tuntas kasus tersebut.

Hormas mengatakan aksi penyerangan yang dilakukan oleh pelaku merupakan bentuk teror yang harus segera ditindak secara serius. 

Gerakan Hak Asasi dan Reformasi Indonesia Sejahtera (GHARIS)
Sumber :
  • Istimewa

"Munculnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat berpotensi menimbulkan keresahan jika tidak segera direspons dengan penanganan yang jelas dan transparan," ujar Hormas, dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).

Kemudian Hormas mengatakan, hal ini menjadi momentum bagi Polri untuk memperbaiki citra. Selain itu juga dapat meningkatka kepercayaan publik dengan menunjukan kinerja profesional, dan kredibel dalam penanganan kasus secara terbuka.

“Ini menjadi momentum bagi Polri untuk memperbaiki citra sekaligus meningkatkan kepercayaan publik dengan menunjukkan kinerja yang profesional dan kredibel dalam mengusut kasus ini secara terbuka,” jelasnya.

Hormas menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam proses pengungkapan kasus. Setiap informasi yang disampaikan kepada publik harus melalui verifikasi yang akurat agar tidak memicu spekulasi maupun persepsi yang keliru di masyarakat.

"Aparat kepolisian menilai ketersediaan barang bukti dan dukungan teknologi cukup memadai untuk mengungkap kasus ini dalam waktu yang relatif singkat. Saat ini, status perkara telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan guna mengidentifikasi dan menetapkan tersangka," jelasnya.

Kemudian Hormas menegaskan organisasi GHARIS bergerak di bidang hak asasi manusia mendukung penuh upaya pengusutan kasus tersebut. 

"Saya berharap penanganan perkara ini dapat dilakukan secara menyeluruh hingga mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor intelektual dibalik aksi teror tersebut," tutupnya.(raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:47
06:03
01:21
01:11
01:18
01:06

Viral