news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi energi..
Sumber :
  • Antara

Pakar Harapkan Masyarakat Bijak Gunakan Energi

Pakar ekonomi dan bisnis Universitas Hasanuddin, Profesor Hamid Paddu mengungkap Indonesia berada pada jalur yang tepat dalam membangun ketahanan energi.
Rabu, 25 Maret 2026 - 04:24 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar ekonomi dan bisnis Universitas Hasanuddin, Profesor Hamid Paddu mengungkap Indonesia berada pada jalur yang tepat dalam membangun ketahanan energi.

Ia menekankan tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan energi dalam negeri, termasuk terkait dampak geopolitik di Timur Tengah. 

Meski demikian, Hamid sependapat bahwa masyarakat harus tetap bijak dan cerdas dalam menggunakan energi. 

Demikian disampaikan Hamid, menyikapi laporan media internasional asal Inggris, The Economist berjudul 'Which country is the biggest loser from the energy shock'.

Media internasional tersebut mengupas bahwa Indonesia berada pada jalur yang tepat dalam membangun ketahanan energi. 

“Saya kira, ya. Karena The Economist tentu lebih fair. Mereka tentu melaporkan berbasis data, evidence based yang ada. Informasi yang dia punyai dengan kebijakan yang mereka ketahui,” kata Hamid, Jakarta, Selasa (24/3/2026).

Hamid memaparkan laporan yang menyatakan Indonesia sebagai salah satu negara berkembang yang paling aman dari dampak krisis energi global, karena pemerintah sudah melakukan diversifikasi energi dengan baik. 

Antara lain, pembangkit listrik tenaga surya, menggalakkan penggunaan kendaraan listrik dan sebagainya. Tentu saja terrmasuk yang dilakukan Pertamina, antara lain melalui pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT), semisal panas bumi (geothermal).

Terlebih, dalam laporan tersebut, juga mengulas bahwa ketahanan energi Indonesia lebih kuat dibandingkan negara-negara lain, termasuk Vietnam.

"Dari sisi ketahanan energi, kita lebih stabil. Sedangkan untuk ketahanan ekonomi, kita harus melakukan industrialisasi,” ujarnya.

Apalagi, lanjut Hamid, dalam masa transisi energi dan diversifikasi energi, Pemerintah melalui BUMN juga terus mencari cadangan minyak baru. 

Bahkan, saat ini pun Indonesia memiliki cadangan minyak terbukti mencapai 4,4 miliar barel. 

Hamid sependapat, cadangan tersebut mampu memperkuat ketahanan energi nasional hingga 10 tahun ke depan. 

”Kita masih memiliki cadangan minyak yang cukup besar. Untuk jangka menengah, kita tidak terlalu terpapar jika kondisi geopolitik terus berlanjut,” jelasnya. 

Karena itulah Hamid sependapat, tidak perlu ada keraguan terkait ketahanan energi nasional. 

”Ya (tidak usah khawatir), karena Indonesia sudah mempersiapkan,” lanjut Hamid. Meski tentu saja, Hamid kembali sepakat, bahwa masyarakat juga diharapkan tetap bijak dalam menggunakan energi. Termasuk untuk mengantisipasi dampak geopolitik jangka pendek. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:50
11:46
13:17
04:14
05:49
11:46

Viral