- Istimewa
Persiapan Pemilu 2029, Mardiono Instruksikan Kader PPP Sultra Perkuat Landasan Administrasi
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, secara resmi membuka agenda Musyawarah Cabang (Muscab) serentak untuk wilayah Kota Baubau, Kabupaten Buton, dan Kabupaten Buton Tengah pada Minggu (12/4).
Meski prosesi pembukaan dilakukan melalui sarana virtual, hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan acara yang menjadi bagian dari upaya penguatan internal partai di Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut.
“Walaupun membuka secara virtual, insyaAllah tidak mengurangi semangat kita semua. Kita harus mulai mempersiapkan tahapan Pemilu 2029 sejak saat ini,” ujar Mardiono dalam sambutannya.
Mardiono mengingatkan jajarannya bahwa tertib administrasi di tingkat DPC hingga PAC merupakan pondasi vital dalam menghadapi persaingan politik di masa depan.
Ia pun mendorong para kader untuk menetapkan target elektoral yang presisi dan bekerja secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional.
“Kita jemput kemenangan PPP di setiap TPS pada Pemilu 2029. Target perolehan suara harus berbanding lurus di semua tingkatan, sehingga pada akhirnya kita dapat melampaui parliamentary threshold,” tegas Mardiono.
Menurut Mardiono, Muscab bukan sekadar ajang pergantian kepengurusan, melainkan wadah untuk merumuskan ide-ide strategis yang sejalan dengan upaya pembangunan daerah dan peningkatan ekonomi rakyat.
Ketua DPW PPP Sulawesi Tenggara, Rachmawati Badalla, menambahkan bahwa Muscab ini merupakan implementasi dari amanat AD/ART organisasi.
Saat ini, DPW PPP Sultra telah menuntaskan Muscab di sembilan daerah, menyusul daerah-daerah sebelumnya seperti Kolaka, Konawe, dan Muna Barat.
“Sultra siap terus bergerak dan berjuang. Sebagai partai Islam, kita memiliki semangat untuk mengembalikan kejayaan PPP dan kembali ke Senayan. Ini menjadi impian sekaligus usaha kita bersama,” jelas Rachmawati.
Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Baubau sekaligus Ketua DPC PPP Baubau, Yusran Fahim, memandang Muscab sebagai titik tolak penting bagi kebangkitan partai di wilayahnya.
“Muscab ini adalah momentum sakral dalam perjalanan organisasi. Kita ingin menjadikannya sebagai panggung kebangkitan PPP,” kata Yusran.
Yusran pun mengajak seluruh elemen partai untuk menjadikan dinamika masa lalu sebagai bahan evaluasi demi meraih capaian yang lebih besar di masa mendatang melalui persatuan yang solid.
“Mari kita jadikan kekuatan dan keterbatasan sebagai bahan untuk lompat setinggi mungkin. Agar PPP lebih baik ke depan, serta mewujudkan cita-cita bersama,” ujarnya. (dpi)