news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mayor Jenderal Purnawirawan Tentara Republik Indonesia (TNI), Mahidin Simbolon, bertemu dan bersilaturahmi dengan Perdana Menteri (PM), Kay Rala Xanana Gusmão.
Sumber :
  • Istimewa

Momen Langka, Xanana Gusmao Bertemu Mahidin Simbolon Setelah Tiga Dekade

Mahidin Simbolon, bertatap muka dengan Perdana Menteri Timor-Leste, Xanana Gusmão, setelah lebih dari tiga dekade tidak berjumpa.
Minggu, 3 Mei 2026 - 17:03 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pertemuan tak biasa terjadi di Jakarta ketika mantan perwira tinggi TNI, Mahidin Simbolon, bertatap muka dengan Perdana Menteri Timor-Leste, Xanana Gusmão, setelah lebih dari tiga dekade tidak berjumpa.

Keduanya bertemu di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta pada Sabtu (2/5/2026).

Pertemuan ini menjadi yang pertama sejak 1992, periode yang berkaitan dengan salah satu fase paling sensitif dalam sejarah Timor-Leste saat masih berada di bawah administrasi Indonesia.

Pada masa itu, Mahidin merupakan perwira Komando Pasukan Khusus yang terlibat dalam operasi militer di Timor-Leste, termasuk penangkapan Xanana Gusmão pada 1992.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan politik dan sejarah kedua tokoh.

Dalam pertemuan terbaru ini, Xanana mengenang kembali momen penangkapannya dan interaksi langsung dengan Mahidin saat itu.

“Akhirnya bisa bertemu lagi. Beliau juga sudah tua,” ujarnya, seraya menceritakan kembali peristiwa di Lahane ketika ia ditangkap oleh pasukan TNI dan kemudian menjalani proses interogasi sebelum dipindahkan ke sejumlah lokasi.

Pertemuan tersebut difasilitasi melalui komunikasi diplomatik yang melibatkan Duta Besar Timor-Leste untuk Indonesia, Roberto Soares, serta Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Laurentius Amrih Jinangkung. Inisiatif pertemuan muncul setelah Mahidin mengetahui Xanana tengah singgah di Jakarta usai agenda perundingan batas maritim di Singapura.

Dalam suasana yang lebih cair, keduanya berbincang mengenai pengalaman masa lalu, termasuk kenangan di berbagai wilayah di Timor-Leste. Komunikasi bahkan dilakukan menggunakan bahasa Tetun, mencerminkan kedekatan historis yang pernah terjalin dalam konteks yang berbeda.

Xanana menyebut pertemuan tersebut berlangsung dalam semangat persahabatan dan saling memaafkan. Ia menilai refleksi atas masa lalu justru membuka ruang rekonsiliasi, sehingga tidak lagi menyisakan beban emosional di kemudian hari.

“Semua ini dijalani dengan semangat persahabatan,” katanya.

Sejak kemerdekaan Timor-Leste, Xanana Gusmão memang dikenal konsisten mendorong pendekatan rekonsiliasi dengan Indonesia, termasuk menjalin hubungan dengan sejumlah tokoh militer yang pernah terlibat dalam konflik.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi diplomasi yang menempatkan rekonsiliasi sebagai fondasi hubungan bilateral kedua negara.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Perdana Menteri Timor-Leste, Francisco Kalbuadi Lay, serta sejumlah pejabat lainnya, termasuk perwakilan diplomatik dan pertahanan dari Timor-Leste.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral