news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Relawan Jarnas For Prabowo-Gibran, Nasarudin.
Sumber :
  • Istimewa

Bela Kebijakan Pemerintah yang Dikritisi Sudirman Said, Ketua Relawan Jarnas Pasang Badan

Nasarudin selaku Ketua Relawan Jarnas for Prabowo-Gibran menilai kritik Sudirman Said perlu dipahami secara objektif dengan mempertimbangkan situasi gejolak geopolitik saat ini.
Senin, 11 Mei 2026 - 23:06 WIB
Reporter:
Editor :

Kebijakan tersebut dianggapnya menunjukkan semakin kuatnya peran negara dalam pengelolaan sumber daya alam.

“Melalui penertiban kawasan sawit dan tambang didalam Kawasan hutan, negara berhasil menyelamatkan aset bernilai triliunan rupiah. Negara mulai hadir secara nyata dalam mengelola kekayaan nasional,” katanya.

Menurut Nasarudin, kebijakan tersebut menjadi tanda bahwa Indonesia mulai semakin berdaulat atas sumber daya dan kepentingan nasionalnya.

“Kita mulai merasakan bahwa Indonesia menjadi tuan di negeri sendiri,” ujarnya.

Ia juga membela langkah Presiden Prabowo yang aktif melakukan kunjungan luar negeri. Menurutnya, diplomasi internasional sangat penting untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan global.

“Indonesia adalah negara besar dengan kekayaan sumber daya dan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Presiden perlu membangun hubungan internasional dan menjaga kepercayaan investor,” katanya.

Nasarudin menambahkan, tugas presiden tidak selalu harus dilakukan langsung di lapangan karena pelaksanaan program pemerintah dijalankan bersama para menteri sesuai bidang masing-masing.

“Yang penting arah kebijakan dan pengawasan tetap berjalan. Presiden juga terus melakukan rapat terbatas dengan para menteri dan fokus terhadap persoalan bangsa,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, Nasarudin mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan menyampaikan kritik yang konstruktif demi kemajuan bangsa.

“Kritik tentu diperlukan dalam demokrasi. Tetapi mari bersama-sama membangun bangsa ini dengan semangat saling mendukung demi kemajuan Indonesia,” katanya. (rpi)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:56
01:33
02:53
07:16
00:53
01:07

Viral