- Istimewa
Kawasan Industri Bontang Lestari Dan Kaltim Industrial Estate (KIE), Dua Gerbang Baru Investasi Raksasa Di Kalimantan Timur Yang Gencar Di Promosikan
tvOnenews.com - Kota Bontang terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah tujuan investasi strategis di Indonesia Timur. Didukung letak geografis yang terhubung dengan jalur logistik nasional, keberadaan industri besar, serta kedekatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kota Bontang kini menawarkan dua kawasan industri unggulan yang diproyeksikan menjadi magnet baru bagi investor nasional maupun internasional.
Dua kawasan tersebut yakni Kaltim Industrial Estate dan Kawasan Peruntukan Industri Bontang Lestari yang disiapkan sebagai pusat pengembangan industri, hilirisasi, logistik, dan investasi berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Kaltim Industrial Estate Siap Tampung Investasi Industri Strategis
Kaltim Industrial Estate (KIE) menjadi salah satu kawasan industri yang saat ini berkembang pesat di Kota Bontang. Kawasan ini memiliki luas lahan sekitar 214,09 hektare dan telah didukung infrastruktur dasar kawasan industri yang terintegrasi. Kegiatan utama di kawasan ini meliputi pengembangan industrial estate, ready mix concrete, properti, perdagangan (trading), hingga proyek engineering, procurement and construction (EPC). Keberadaan berbagai sektor usaha tersebut menjadikan kawasan ini dinilai fleksibel untuk pengembangan berbagai jenis industri.
Selain memiliki akses langsung menuju kawasan pelabuhan dan jalur distribusi logistik, kawasan ini juga berada dekat dengan industri petrokimia, energi, dan manufaktur yang telah lebih dahulu berkembang di Kota Bontang. Kondisi tersebut menjadi nilai tambah bagi investor yang ingin mengembangkan industri hilirisasi maupun industri pendukung.
Kawasan ini juga dinilai strategis karena terhubung dengan berbagai akses transportasi seperti Pelabuhan Lok Tuan, Pelabuhan LNG Badak, hingga akses menuju Kota Samarinda dan Balikpapan. Dukungan utilitas industri seperti listrik, air bersih, telekomunikasi, serta tenaga kerja industri menjadi faktor pendukung daya saing investasi di kawasan tersebut.
Kawasan Industri Bontang Lestari Miliki Potensi Pengembangan Skala Besar
Selain KIE, Pemerintah juga mendorong pengembangan Kawasan Peruntukan Industri Bontang Lestari sebagai salah satu kawasan investasi masa depan di Kalimantan Timur. Kawasan ini memiliki luas lahan mencapai sekitar 1.102 hektare dan diproyeksikan menjadi ruang pengembangan industri skala besar yang terintegrasi.
Dengan ketersediaan lahan yang luas, kawasan Bontang Lestari dinilai memiliki peluang besar untuk pengembangan industri pengolahan, hilirisasi sumber daya alam, logistik, pergudangan, energi, hingga industri ramah lingkungan. Keunggulan lain kawasan ini adalah lokasinya yang berada di wilayah pesisir dan memiliki potensi konektivitas dengan jalur distribusi laut. Hal tersebut dinilai penting dalam mendukung efisiensi rantai pasok industri dan kegiatan ekspor-impor. Di tengah meningkatnya kebutuhan lahan industri di Indonesia, keberadaan Kawasan Peruntukan Industri Bontang Lestari menjadi peluang strategis bagi investor yang membutuhkan pengembangan kawasan industri jangka panjang dengan skala besar.
- Istimewa
Didukung Momentum IKN dan Hilirisasi Industri
Promosi dua kawasan industri tersebut juga sejalan dengan meningkatnya arus investasi di Kalimantan Timur pasca pembangunan Ibu Kota Nusantara. Kota Bontang dinilai memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah penyangga industri dan logistik di Kalimantan Timur.
Selain itu, arah kebijakan nasional yang mendorong hilirisasi industri dan penguatan industri berbasis sumber daya alam turut membuka peluang besar bagi pengembangan investasi di Bontang. Dengan dukungan kawasan industri yang terus berkembang, ketersediaan lahan investasi, akses logistik, infrastruktur energi, hingga potensi pasar domestik dan ekspor, Kota Bontang diproyeksikan menjadi salah satu tujuan investasi potensial di Indonesia Timur dalam beberapa tahun ke depan.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang berharap promosi dua kawasan industri tersebut mampu menarik minat investor untuk mengembangkan usaha di berbagai sektor strategis, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan daya saing industri di Kalimantan Timur.(chm)