- Instagram @muzakki.ramdhan
Muzakki Ramadhan Ngaku Jadi Korban Kekerasan di Mal, Bibir Berdarah Sampai Berlutut Minta Maaf
Jakarta, tvOnenews.com - Aktor remaja Muzakki Ramadhan mengaku mengalami peristiwa tak menyenangkan saat berada di sebuah pusat perbelanjaan. Pemeran muda tersebut mengaku menjadi korban dugaan kekerasan yang dilakukan seorang pria dewasa hingga menyebabkan bibirnya berdarah.
Kisah tersebut diungkapkan Muzakki melalui akun media sosial pribadinya. Menurutnya, kejadian bermula setelah dirinya menaiki wahana roller coaster yang membuat kondisi tubuhnya tidak nyaman.
"Kondisinya aku lagi mual dan memang pengen muntah karena habis naik roller coaster," tulis Muzakki Ramadhan, dikutip Jumat (12/6/2026).
Karena sudah tidak tahan, Muzakki bergegas menuju toilet terdekat untuk muntah. Dalam kondisi terburu-buru, ia mengaku tidak sengaja menutup pintu bilik toilet dengan cukup keras.
"Buru-buru aku lari ke bilik kamar mandi, karena buru-buru aku nggak sengaja nutup pintu toiletnya kekencangan," ungkapnya.
Setelah selesai muntah dan hendak keluar dari toilet, Muzakki tidak menyadari ada orang lain yang berada di bilik sebelah.
"Pas keluar toilet, baru buka pintu, bilik di sebelahku juga buka pintu. Aku pikir nggak ada orang," tulisnya.
Tak lama kemudian, seorang pria dewasa yang disebut memiliki postur tubuh lebih besar darinya mengikuti langkahnya keluar dari area toilet.
"Ternyata ada seorang bapak-bapak yang tubuhnya lebih besar dari aku ngikutin aku jalan keluar," lanjut Muzakki.
Menurut pengakuannya, peristiwa yang membuatnya syok terjadi di lorong menuju area mal. Pria tersebut tiba-tiba menarik dirinya dan melontarkan tuduhan.
"Aku jalan keluar toilet, di lorong depan toilet menuju area mal, tiba-tiba aku ditarik sama bapak-bapak itu," katanya.
Pria tersebut disebut menuduh Muzakki menendang pintu toilet. Namun, tuduhan itu langsung dibantah oleh aktor berusia 16 tahun tersebut.
"Dia marahin aku, dia bilang 'kamu tadi nendang-nendang toilet ya?' dengan nada tinggi. Aku bilang, 'enggak pak', karena memang aku nggak nendang pintu toilet," jelasnya.
Muzakki mengaku sudah berusaha menjelaskan sekaligus meminta maaf karena menutup pintu terlalu keras. Namun, menurutnya, pria tersebut tetap marah dan melakukan tindakan fisik.
"Sudah minta maaf beberapa kali, bapak itu dorong mukaku kenceng dengan telapak tangan terbuka. Sampai aku terdorong dan kepalaku mengenai dinding," ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, Muzakki mengalami luka pada bagian bibir hingga mengeluarkan darah. Ia juga mengaku mengalami syok berat dan ketakutan.
"Bibir aku berdarah. Aku shock. Badanku nggak bisa gerak karena aku ketakutan," tulisnya.
Dalam kondisi gemetar, Muzakki mengaku hanya bisa terus meminta maaf kepada pria tersebut. Bahkan, ia sampai berlutut agar situasi mereda.
"Badanku gemeteran, aku cuma bisa minta maaf. Aku sampai berlutut minta maaf tapi bapak itu terus memarahi aku," ujarnya.
Muzakki menegaskan bahwa insiden tersebut terjadi karena kesalahpahaman. Ia merasa tidak seharusnya mengalami perlakuan seperti itu hanya karena ketidaksengajaan saat menutup pintu toilet.
"Semuanya cuma kesalahpahaman. Nggak seharusnya aku jadi korban kayak gini," tutup Muzakki Ramadhan.