news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi percaya diri..
Sumber :
  • Freepik/Magnific.

Penelitian Ungkap Hubungan Penampilan dan Kepercayaan Diri

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa cara seseorang memandang dirinya melalui pakaian yang dikenakan memiliki hubungan erat dengan tingkat kepercayaan diri.
Rabu, 17 Juni 2026 - 23:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Penampilan ternyata bukan hanya soal gaya hidup atau mengikuti tren. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa cara seseorang memandang dirinya melalui pakaian yang dikenakan memiliki hubungan erat dengan tingkat kepercayaan diri.

Ketika seseorang merasa nyaman dengan penampilannya, hal itu dapat memengaruhi cara berbicara, berinteraksi, hingga menempatkan diri di lingkungan sosial. Sebaliknya, keterbatasan pilihan pakaian kerap membuat sebagian orang merasa tidak percaya diri, termasuk mereka yang memiliki tubuh berbadan besar.

Fenomena ini masih banyak ditemui di Indonesia. Konsumen plus-size atau bertubuh jumbo disebut masih kesulitan menemukan pakaian yang nyaman sekaligus mengikuti tren masa kini.

Masalah yang paling sering ditemui adalah ukuran pakaian yang tidak proporsional, mulai dari bagian pinggang yang sempit hingga potongan yang tidak sesuai bentuk tubuh.

Padahal, fashion untuk tubuh besar bukan sekadar memperbesar ukuran pakaian biasa. Dibutuhkan penyesuaian desain agar pakaian tetap nyaman dipakai dan terlihat pas di tubuh dengan proporsi berbeda.

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penampilan, kondisi ini dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi industri fashion nasional.

“Selama ini yang ada di masyarakat itu tidak ada brand yang memang benar-benar big size. Padahal celana itu esensial dalam berbusana,” kata Ken Matador selaku pemilik usaha, dalam keterangannya, dikutip Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, salah satu item yang paling sulit ditemukan oleh konsumen berbadan besar adalah celana dengan ukuran jumbo yang tetap modern dan nyaman digunakan.

Kondisi tersebut membuat banyak orang akhirnya membeli pakaian berdasarkan pilihan yang tersedia di pasaran, bukan berdasarkan model yang mereka sukai.

Belakangan, tren fashion inklusif mulai berkembang di Indonesia. Sejumlah brand lokal mulai mencoba menghadirkan pilihan pakaian untuk berbagai bentuk tubuh, termasuk ukuran jumbo.

“Saya menemukan di pasar bahwa jarang sekali orang memikirkan celana untuk big size atau jumbo, padahal mereka juga memerlukan celana. Itulah mengapa Matador hadir untuk mengisi kekosongan,” ujar Ken.

Fenomena ini dinilai menjadi sinyal bahwa industri fashion mulai bergerak ke arah yang lebih inklusif, di mana setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk tampil nyaman dan percaya diri tanpa dibatasi ukuran tubuh.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:39
01:36
06:55
02:07
01:07
01:11

Viral