news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera..
Sumber :
  • Antara

Kasatgas Tito Ungkap Pemulihan Pascabencana Sumatera Tunjukkan Kemajuan, Prioritaskan Infrastruktur Permanen

Proses pemulihan pascabencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus mencatatkan progres signifikan. 
Kamis, 18 Juni 2026 - 17:17 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Proses pemulihan pascabencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus mencatatkan progres signifikan. 

Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera.

Tito menjelaskan bahwa perkembangan positif ini mencakup berbagai aspek vital, mulai dari normalisasi layanan pemerintahan, sektor kesehatan, akses pendidikan, hingga perbaikan infrastruktur strategis dan penyediaan hunian sementara (huntara).

Pernyataan tersebut disampaikan Tito usai menghadiri Rapat Tingkat Menteri Tim Pengarah Satgas PRR Pascabencana Sumatera yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Kamis (18/6).

Menurut Tito, penanganan dampak bencana di ketiga provinsi tersebut kini telah bergeser dari masa darurat menuju tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Fokus utama Satgas ke depan adalah memastikan sarana publik bersifat jangka panjang.

Tito mengatakan, langkah prioritas ke depan yaitu mempermanenkan berbagai infrastruktur seperti jalan maupun jembatan, baik berstatus nasional maupun daerah termasuk yang belum tersentuh.

Dengan progres yang terus dipantau secara ketat, pemerintah berharap stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah terdampak dapat segera kembali pulih sepenuhnya melalui penguatan infrastruktur yang lebih kokoh dan permanen.

“Itu harus dikerjakan, entah oleh Pemda (pemerintah daerah) atau diambil alih oleh (pemerintah) pusat,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi hingga tahun 2028 sebesar Rp100,1 triliun. 

Anggaran tersebut mencakup kebutuhan 33 kementerian/lembaga, terdiri dari 23 kementerian/lembaga utama dan 10 kementerian/lembaga pendukung.

Ia mendorong kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat pengajuan maupun proses pencairan sehingga anggaran dapat segera dimanfaatkan.

Begitu pula bagi kementerian maupun lembaga yang telah menerima anggaran tersebut agar segera merealisasikannya. 

“Kalau sudah ditransfer, maka kita akan speed-nya akan kencang sekali,” jelasnya.

Di lain sisi, sambil menunggu kementerian dan lembaga terkait bergerak, Tito mengimbau Pemda agar memanfaatkan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk menangani kebutuhan mendesak di daerah masing-masing. 

Ia menyebutkan, pemerintah pusat telah mengirimkan tambahan TKD Rp10,6 triliun kepada seluruh Pemda di tiga provinsi terdampak bencana.

Selain itu, ia mengapresiasi sejumlah Pemda yang menerima tambahan TKD tapi memberikan hibah kepada daerah terdampak yang masih membutuhkan dukungan. Pasalnya, tambahan tersebut diterima oleh seluruh daerah baik terdampak bencana langsung maupun tidak. 

“Jadi sekali lagi dengan sekarang ini dengan anggaran TKD yang ada, daerah-daerah saya dorong untuk bisa bergerak menggunakan TKD masing-masing,” jelasnya.

Tito juga berharap semua pihak dapat mendukung upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan. 

“Kita harapkan dukungan dari semua pihak, termasuk Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, tokoh-tokoh masyarakat di tiga daerah untuk kita bergerak bergotong royong,” jelasnya.

Sebagai informasi, rapat tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator (Menko) PMK Pratikno. 

Forum ini juga dihadiri oleh Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, serta pejabat terkait lainnya. (dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:25
01:35
01:53
00:59
01:26
03:04

Viral