- Dok Anggia Novita.
Sempat Dikabarkan Kena Stroke, Begini Kabar Terbaru Anggia Novita Mantan Istri Ferry Irawan
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan istri aktor Ferry Irawan, Anggia Novita, kembali menjadi sorotan publik setelah merilis karya terbarunya di tengah proses pemulihan kesehatannya pascastroke. Anggia kini mencoba bangkit melalui dunia musik dengan menjadi produser Original Soundtrack (OST) film berjudul “Juminten Edan”.
Peluncuran OST tersebut dilakukan pada Kamis (18/6/2026). Proyek ini menjadi debut Anggia sebagai produser musik untuk sebuah film layar lebar yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 23 Juli 2026.
Meski masih menjalani masa pemulihan, Anggia mengaku tetap berupaya aktif berkarya. Ia menyebut keterlibatannya dalam proyek ini menjadi bagian dari proses penyembuhan sekaligus bentuk kecintaannya terhadap dunia musik yang telah lama ia geluti.
OST film “Juminten Edan” diciptakan oleh musisi Kukuh Kudamai, dengan proses produksi yang berlangsung sekitar dua bulan. Untuk pengisian vokal, Anggia mempercayakan penyanyi asal Yogyakarta, Tania Dewi Astarina.
“Sebagai penyanyi yang sering menang lomba lagu daerah, karakter vokal dia cukup potensial membawakan lagu Ost. Karena memang konsepnya tradisional. Sesuai dengan mood filmnya,” kata Anggi terkait pemilihan Tania, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (20/6/2026).
Menurut Anggia, kolaborasi dengan Tania serta tim musik dari Yogyakarta seperti Dindin Hugo Agoesto sebagai arranger dan Kukuh Kudamai sebagai pencipta lagu berjalan efektif karena seluruh pihak berada di wilayah yang sama dengan lokasi syuting film.
Ia juga menyebut tidak menemui kendala berarti selama proses produksi, meski ini merupakan pengalaman pertamanya sebagai produser OST. Diskusi intensif dengan tim kreatif menjadi kunci agar musik yang dihasilkan sesuai dengan karakter cerita film.
Film “Juminten Edan” sendiri diketahui banyak mengambil latar di Yogyakarta, yang juga dikenal sebagai Kota Pelajar. Untuk proyek ini, Anggia bekerja sama dengan Trinity Optima Production melalui rumah produksi miliknya, Digital Frame Production.
Menariknya, OST film ini dirilis dalam dua versi genre, yakni pop dan keroncong, yang disesuaikan dengan nuansa cerita film.
“Ditengah proses pembuatan Ost ada aku kasih masukan sedikit. Ini biar film jadi lebih bernyawa dan sinergi dengan karakter lagu sama dengan filmnya. Orang yang tuna wicara, bertekad semangat menyelamatkan suami dan anaknya. Apa yang ada dalam hatinya diceritakan dalam lagu ini,” ujar Anggi.
Ia menambahkan, perilisan OST lebih awal dilakukan agar masyarakat lebih mengenal film “Juminten Edan” sebelum tayang di bioskop. Menurutnya, strategi tersebut diharapkan dapat membangun kedekatan emosional penonton dengan cerita film.
Dalam keterangannya, Anggia juga menyinggung perjalanan kariernya yang pernah berkecimpung di dunia event organizer serta industri musik, termasuk keterlibatan dengan band Ungu dan kerja sama dengan Trinity Optima Production di masa lalu.
“Dalam proses penyembuhan stroke, saya memberanikan diri mengerjakan sesuatu karena memang saya menyukai musik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan perannya dalam proyek ini bukan hanya sebagai produser musik, tetapi juga sebagai eksekutif produser film “Juminten Edan” yang menjadi bagian dari langkah kembalinya ke industri hiburan secara bertahap. (cmi)