news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden RI, Prabowo Subianto..
Sumber :
  • Kementan

Di Hadapan 100 Ribu Petani dan Nelayan, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan Berkelanjutan

Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyampaikan komitmen pemerintah untuk menjaga serta memperkuat swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.
Kamis, 25 Juni 2026 - 14:51 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyampaikan komitmen pemerintah untuk menjaga serta memperkuat swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. 

Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan lebih dari 100 ribu petani, nelayan, penyuluh, dan pelaku usaha pertanian dalam acara puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Rabu (24/6).

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa posisi Indonesia saat ini semakin solid dalam menjaga ketahanan pangan domestik. 

Lebih jauh lagi, ia optimis Indonesia mampu berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan dunia di tengah meningkatnya ancaman krisis pangan global.

Presiden Prabowo mengatakan persoalan pangan merupakan isu paling mendasar bagi setiap negara.

Menurutnya, berbagai lembaga internasional telah memperingatkan potensi meningkatnya jumlah penduduk dunia yang mengalami kelaparan akibat krisis global yang terus berkembang.

"Alhamdulillah sekarang kita sudah mulai ekspor, kita membantu negara-negara lain. Banyak negara meminta pupuk dari kita, meminta beras dari kita, meminta jagung dari kita," kata Presiden Prabowo.

Menurut Prabowo, capaian yang dilaporkan Mentan Amran menunjukkan bahwa Indonesia berada di jalur yang tepat menuju swasembada pangan yang kokoh.

Bahkan, Indonesia kini mulai mampu membantu negara lain melalui surplus produksi dan pasokan sarana produksi pertanian.

Presiden bahkan mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Australia secara langsung menghubunginya terkait surplus pupuk Indonesia.

"Saya ditelepon Perdana Menteri Australia. Beliau berterima kasih karena Indonesia punya surplus pupuk dan bertanya apakah bisa membeli pupuk dari Indonesia. Saya bilang silakan, kirim ke mereka," ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak boleh membuat pemerintah lengah. Ia meminta agar setiap kebijakan pertanian tetap berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani.

"Asal harganya benar. Petani jangan rugi," tegas Presiden.

Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya pengembangan hilirisasi kelapa sawit melalui program B50 yang akan diluncurkan pada Juli mendatang.

Program tersebut diyakini akan memperkuat nilai tambah sektor pertanian sekaligus mendukung kemandirian energi nasional.

Mentan Amran dalam kesempatan yang sama melaporkan capaian keberhasilan kebijakan di sektor pertanian selama Pemerintahan Presiden Prabowo.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:05
02:00
05:43
01:02
01:42
05:02

Viral