- Sarinah.
Puluhan Jenama Indonesia Tampil di Singapura, Industri Kreatif Tanah Air Makin Dilirik
Jakarta, tvOnenews.com - PT Sarinah (Persero) membawa puluhan brand lokal Indonesia ke ajang MASA Singapore 2026 (A Movement Across Time) yang berlangsung pada 2–5 Juli 2026 di Takashimaya Shopping Centre dan Gardens by the Bay, Singapura.
Keterlibatan Sarinah dalam ajang tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar internasional bagi produk kreatif Indonesia, di tengah meningkatnya perhatian global terhadap produk berbasis budaya dan craftsmanship.
Direktur Utama PT Sarinah (Persero), Raisha Syarfuan mengatakan, Singapura dipilih karena dinilai memiliki posisi strategis sebagai pusat pertemuan komunitas kreatif dan pasar internasional di kawasan Asia.
"Singapura merupakan salah satu pasar yang sangat relevan bagi Sarinah karena menjadi hub regional yang mempertemukan beragam komunitas, pelaku industri kreatif, serta konsumen global yang menghargai kualitas, desain, dan cerita di balik sebuah produk," ujar Raisha dalam keterangannya, dikutip Sabtu (4/7/2026).
"Melalui MASA Singapore 2026, kami ingin memperkenalkan brand-brand lokal Indonesia bukan hanya sebagai produk yang kompetitif, tetapi sebagai representasi budaya, kreativitas, dan craftsmanship yang memiliki nilai dan cerita. Kami percaya setiap karya yang kami bawa membawa identitas Indonesia, dan melalui Sarinah, cerita-cerita tersebut dapat menjangkau audiens yang lebih luas di pasar internasional,” sambungnya.
Dalam gelaran tersebut, Sarinah menghadirkan 43 brand lokal hasil kurasi dari berbagai kategori, mulai dari fashion, tekstil heritage, alas kaki, aksesori, hingga produk home living.
Seluruh jenama yang dibawa disebut telah melalui proses seleksi dengan mempertimbangkan kualitas produk, orisinalitas desain, serta kemampuan mengangkat identitas budaya Indonesia dalam pendekatan modern.
Ajang MASA Singapore 2026 sendiri mengusung tema “A Sight into the Golden Indonesia Era” dan melibatkan lebih dari 80 brand, kreator, hingga pelaku industri kreatif Indonesia dari berbagai sektor seperti seni, kuliner, musik, desain, dan hospitality.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang promosi produk, tetapi juga memperlihatkan bagaimana industri kreatif Indonesia mulai diarahkan untuk memperkuat posisi di pasar global melalui kolaborasi lintas sektor (cmi)