news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ilustrasi Kasus 3 Santri Dibakar di Lombok Tengah Masuk Babak Baru, KPAI Soroti Biaya Pengobatan Korban.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Kasus 3 Santri Dibakar di Lombok Tengah Masuk Babak Baru, KPAI Soroti Biaya Pengobatan Korban

Kasus dugaan pembakaran tiga santri di Lombok Tengah naik ke tahap penyidikan. KPAI mendesak BPJS dan Dinas Kesehatan membantu biaya pengobatan dua korban yang mengalami luka bakar parah.
Kamis, 9 Juli 2026 - 15:47 WIB
Reporter:
Editor :

"Sekitar 17 orang yang sudah diperiksa. Itu terdiri dari korban, saksi, orang tua, hingga terduga pelaku," ujar Brata.

Selain itu, penyidik juga meminta pendapat ahli pidana dari Universitas Mataram (Unram) serta berencana memeriksa tenaga medis yang menangani para korban.

KPAI Desak Bantuan Pengobatan, Korban Terkendala Biaya

Di tengah proses hukum, kondisi dua korban yang masih menjalani pemulihan turut menjadi perhatian KPAI. Lembaga tersebut mengungkapkan bahwa keluarga korban mengalami kesulitan membiayai pengobatan akibat adanya kendala penggunaan layanan BPJS Kesehatan.

Anggota KPAI, Diyah Puspitarini, mengatakan keluarga saat ini lebih memprioritaskan pemulihan kondisi fisik anak-anak mereka.

"Keluarga masih fokus pemulihan fisik korban, namun masih terkendala biaya. Info yang didapat ada hambatan penggunaan dana BPJS," kata Diyah.

Karena itu, KPAI mendesak pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan agar segera memberikan dukungan penuh terhadap biaya perawatan korban.

"KPAI mendesak Dinas Kesehatan setempat dan BPJS agar memberikan bantuan pembebasan biaya perawatan untuk anak-anak korban kekerasan fisik, karena mereka harus mendapatkan pertolongan dan rehabilitasi medis sesegera mungkin, terutama dalam kasus ini, anak sampai dibakar dan menderita disabilitas permanen," tegas Diyah Puspitarini.

Menurut KPAI, pemulihan korban tidak hanya membutuhkan penanganan medis jangka panjang, tetapi juga rehabilitasi psikologis mengingat dampak trauma yang dialami setelah peristiwa tersebut.

Berawal dari Dugaan Pembakaran, Satu Santri Meninggal Dunia

Berdasarkan hasil penelusuran Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, ketiga korban masih duduk di bangku kelas satu madrasah tsanawiyah (MTs). Mereka diduga menjadi korban pembakaran yang dilakukan oleh seorang santri senior setelah sebelumnya disiram menggunakan bahan bakar.

Ketua LPA Kota Mataram, Joko Jumadi, mengungkapkan akibat peristiwa itu dua santri mengalami luka bakar serius, sedangkan satu korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

"Ada tiga korban. Dua mengalami luka bakar dan satu meninggal dunia," kata Joko.

Kasus 3 Santri Dibakar di Lombok Tengah Masuk Babak Baru, KPAI Soroti Biaya Pengobatan Korban
Sumber :
  • instagram Sumagodenny

Peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada November 2025, namun baru menjadi perhatian luas setelah video kondisi korban saat menjalani perawatan di rumah sakit viral di media sosial pada Mei 2026.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:31
01:09
01:48
00:59
06:05
01:19

Viral