news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Kronologi WNA Singapura Diduga Bunuh Kekasih di Denpasar: Adik Temukan Jasad di Kamar Kos, Disembunyikan di Balik Boneka.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Merinding! Kronologi WNA Singapura Diduga Bunuh Kekasih di Denpasar: Adik Temukan Jasad di Kamar Kos, Disembunyikan di Balik Boneka

Polisi menangkap WNA Singapura yang diduga membunuh kekasihnya di Denpasar. Korban ditemukan membusuk di kamar kos setelah beberapa hari tak bisa dihubungi keluarga.
Kamis, 16 Juli 2026 - 19:47 WIB
Reporter:
Editor :

Karena kondisi jenazah telah membusuk, polisi belum dapat mengidentifikasi adanya luka secara kasat mata. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar untuk menjalani autopsi.

Polisi Tangkap WNA Singapura, Motif Diduga Dipicu Perselingkuhan

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan penyelidikan awal, polisi mengarahkan dugaan kepada MZ yang diketahui telah menjalin hubungan asmara dengan korban selama sekitar satu tahun.

Korban bekerja di sebuah rumah biliar di kawasan Pura Demak, Denpasar. Selama menjalin hubungan, keduanya disebut beberapa kali terlibat pertengkaran yang dipicu persoalan orang ketiga.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo D. Simatupang mengungkapkan, konflik asmara tersebut diduga berujung pada aksi kekerasan fatal.

"Terjadi penganiayaan berat pencekikan selama lima belas menit yang menyebabkan korban AS meninggal dunia," kata Leonardo.

Setelah memperoleh identitas serta ciri-ciri pelaku, tim gabungan segera melakukan pengejaran.

Kurang dari tiga jam setelah jasad korban ditemukan, MZ berhasil ditangkap di kawasan Jalan Bypass Ngurah Rai, Denpasar, pada Rabu (15/7/2026) malam.

"Pengejaran dilakukan kurang lebih selama tiga jam dan akhirnya tertangkap, terduga pelaku sempat melakukan perlawanan," ujar Leonardo.

Selain dugaan pembunuhan, polisi juga menemukan bahwa MZ telah melanggar aturan keimigrasian. Berdasarkan data imigrasi, pria tersebut masuk ke Indonesia sebagai wisatawan namun telah overstay sejak 2025 atau hampir satu tahun.

Penyelidikan Berlanjut, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Satuan Reskrim Polresta Denpasar bersama Resmob Polsek Denpasar Selatan dan Tim Laboratorium Forensik Polda Bali masih terus mendalami perkara tersebut.

Selain memeriksa adik korban, penyidik juga meminta keterangan pemilik rumah kos dan sejumlah saksi lainnya untuk melengkapi konstruksi perkara.

Kapolresta Denpasar mengatakan hasil autopsi akan menjadi alat bukti penting guna memastikan penyebab pasti kematian korban sekaligus memperkuat proses penyidikan.

"Jenazah rencananya akan dilakukan otopsi pada hari ini, Kamis 16 Juli 2026 di Rumah Sakit Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar," kata Kombes Pol Leonardo D. Simatupang.

Polisi juga masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk hubungan korban dengan pelaku, dugaan motif, serta kronologi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:35
01:10
01:48
08:00
01:13
06:45

Viral