news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni..
Sumber :
  • Antara

Menhut Perkuat Pengawasan Hutan, Andalkan Teknologi Terkini untuk Deteksi Dini

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mendorong penguatan pengawasan hutan dengan memanfaatkan teknologi terkini untuk mempercepat deteksi berbagai persoalan di lapangan.
Selasa, 21 Juli 2026 - 10:38 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mendorong penguatan pengawasan hutan dengan memanfaatkan teknologi terkini untuk mempercepat deteksi berbagai persoalan di lapangan. Pemanfaatan teknologi berupa drone, dinilai dapat membantu petugas memperoleh data dan memetakan kondisi hutan secara lebih cepat dan akurat.

“Kita butuh teknologi. Drone salah satunya, bagaimana kemudian membantu pasukan darat untuk mengidentifikasi problem-problem yang muncul di lapangan,” ujar Raja Juli Antoni.

Hal ini disampaikan Menhut Raja Antoni dalam pertemuan dengan PT Dirgantara Indonesia, di Kantor Kemenhut, Senin (20/7/2026). Dalam pertemuan Menhut didampingi oleh Wamenhut Rohmat Marzuki, beserta jajaran Dirjen Kemenhut, selain itu hadir Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Gita Amperiawan, Direktur Produksi Dena Hendriana, Direktur Teknologi dan Managemen Risiko Ony Arifianto beserta jajaran.

Menurut Raja Antoni mengatakan penguatan teknologi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kecepatan pemantauan kawasan hutan. Teknologi drone dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi indikasi pembalakan liar, pembukaan lahan, aktivitas pertambangan ilegal, hingga hotspot secara lebih cepat.

“Kebutuhan adalah kebutuhan kecepatan kita untuk membantu pasukan darat kita, dibantu dengan teknologi yang bisa mendeteksi hotspot, pembukaan lahan, illegal logging, illegal mining,” kata Menhut.

Ia menambahkan, pemantauan secara rutin memungkinkan potensi gangguan di kawasan hutan dapat diketahui sejak dini. Data dan informasi yang diperoleh dari pemantauan tersebut selanjutnya dapat diteruskan kepada Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) maupun unit teknis terkait untuk ditindaklanjuti.

Menhut Raja Antoni menyebut teknologi drone termal dapat mendukung pemantauan hotspot maupun satwa. Kementerian Kehutanan juga akan mengevaluasi efektivitas perangkat drone yang telah dimiliki oleh unit-unit terkait, termasuk bidang planologi dan konservasi sumber daya alam dan ekosistem (KSDAE), sebelum menentukan kebutuhan penguatan atau peningkatan teknologi.

“ini alat yang sudah existing kita evaluasi efisiensinya seperti apa, kalau memang ada pengadaan lagi misalkan apakah mungkin ini bisa mengkompensasikan atau mengupgrade apa yang kita sudah miliki,” ujar Menhut.(chm)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:28
02:23
01:37
04:43
04:30
05:26

Viral