- Antara
Menteri PU Bantah Pakai Jet Pribadi, Tegaskan Gunakan Pesawat Milik Negara demi Efisiensi
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memberikan klarifikasi terkait isu yang menyebut dirinya menggunakan jet pribadi (private jet) saat melakukan perjalanan dinas ke wilayah Indonesia Timur.
Dody menegaskan bahwa pesawat yang ia tumpangi adalah fasilitas resmi pemerintah.
Ia menjelaskan bahwa armada tersebut dikelola oleh instansi negara, bukan hasil sewa dari pihak swasta.
“Bukan, itu adalah pesawat milik negara yang dioperasikan oleh Kementerian Perhubungan,” ujar Dody pada Kamis, (23/7).
Keputusan untuk tidak menggunakan maskapai reguler atau pesawat komersial diambil mengingat sangat padatnya jadwal kerja sebagai menteri.
Dody mengaku seringkali harus menyelesaikan urusan di Jakarta terlebih dahulu sebelum bertolak ke daerah.
“Kalau saya mendarat di bandara komersial itu lebih karena waktu. Banyak kesibukan di kantor pusat Jakarta, sehingga saya baru bisa berangkat di luar jadwal resmi penerbangan komersial,” jelasnya.
Tuntutan untuk bergerak cepat dari satu titik ke titik lain dalam waktu singkat menjadi alasan utama penggunaan pesawat nonkomersial tersebut.
Dody memaparkan bahwa dalam sehari, ia harus memantau perkembangan infrastruktur di beberapa wilayah sekaligus.
"Dalam satu hari saya bisa berpindah dua sampai tiga provinsi, bisa berpindah dua sampai tiga kabupaten. Makanya perlu menggunakan penerbangan nonkomersial,” kata Dody.
Lebih lanjut, ia menceritakan bahwa rangkaian agenda kerjanya di daerah kerap berlangsung hingga larut malam.
Hal ini dilakukan agar keesokan harinya ia bisa langsung berpindah ke lokasi proyek berikutnya.
Oleh karena itu, ia menekankan bahwa penggunaan pesawat negara murni untuk mendukung kelancaran dan efektivitas tugas negara.
"Sampai saat ini, sepengetahuan saya, saya lebih suka tetap menggunakan pesawat negara, bukan private jet seperti yang disebutkan selama ini,” ujar Dody. (dpi)