news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pena Petrofin Awards 2026..
Sumber :
  • Istimewa

262 Karya Jurnalistik Bersaing Angkat Isu Energi Nasional di Pena Petrofin Awards 2026

Pena Petrofin Awards 2026 yang digelar Elnusa Petrofin menjadi ajang apresiasi insan pers sekaligus memperkuat literasi sektor energi. Sebanyak 262 karya jurnalistik ikut ajang tersebut.
Rabu, 29 Juli 2026 - 23:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kompetisi jurnalistik Pena Petrofin Awards 2026 yang digelar oleh PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha Elnusa (ELSA) yang berada di bawah Subholding Upstream Pertamina, sukses digelar.

Ajang ini juga sebagai wadah apresiasi bagi insan pers yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan 30 tahun perjalanan perusahaan dalam mendukung distribusi energi nasional.

Mengangkat tema "Connecting Your Energy", program tersebut juga menjadi wujud penguatan kolaborasi strategis dengan media dalam menghadirkan pemberitaan energi yang informatif, berimbang, dan memberi dampak bagi masyarakat.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Pena Petrofin Awards menghadirkan cakupan tema yang lebih luas dibandingkan edisi sebelumnya. Jika sebelumnya lebih berfokus pada kisah operasional distribusi energi, kini tema "Connecting Your Energy" menyoroti energi sebagai penghubung kehidupan, penggerak perekonomian, penopang pembangunan nasional, sekaligus pendorong keberlanjutan Indonesia.

Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo, mengatakan media memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai arti strategis sektor energi.

"Selama tiga dekade, Elnusa Petrofin belajar bahwa di balik setiap distribusi energi terdapat ribuan cerita tentang dedikasi, inovasi, keselamatan, keberlanjutan, hingga kolaborasi lintas pemangku kepentingan," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (29/7/2026).

"Melalui Pena Petrofin Awards, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi bersama insan pers untuk menyampaikan cerita-cerita tersebut secara objektif, berkualitas, dan memberikan perspektif yang lebih luas mengenai peran energi dalam menghubungkan kehidupan masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Menurutnya, Pena Petrofin Awards tidak hanya menjadi ajang kompetisi jurnalistik. Program ini juga merupakan komitmen perusahaan untuk membangun hubungan jangka panjang dengan media sekaligus mendorong lahirnya karya jurnalistik yang mampu meningkatkan literasi publik mengenai sektor energi.

Antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun 2026 meningkat signifikan. Sebanyak 262 karya jurnalistik dari media cetak, media daring, televisi, dan radio mengikuti proses seleksi. Setelah melalui tahapan longlist, shortlist, hingga penilaian mendalam terhadap 20 karya terbaik, dewan juri menetapkan lima pemenang di masing-masing kategori.

Proses penjurian dilakukan secara independen oleh dewan juri yang terdiri atas Muhammad Jazuli selaku Ketua Bidang Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers, Ismoko Widjaya selaku Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), serta Putiarsa Bagus Wibowo selaku Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin. Penilaian dilakukan berdasarkan kedalaman liputan, objektivitas, akurasi, kreativitas, dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.

Mengangkat tema "Connecting Your Energy", berbagai karya yang masuk menampilkan beragam sudut pandang mengenai sektor energi di Indonesia.

Topik yang diangkat meliputi perjuangan Awak Mobil Tangki (AMT) menjangkau wilayah terdampak bencana dan daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T), penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), pengembangan energi hijau dan Net Zero Emission (NZE), hingga program pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Ragam tema tersebut memperlihatkan eratnya hubungan sektor energi dengan aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan pembangunan nasional.

Hasil evaluasi dewan juri juga menunjukkan adanya karakteristik pemberitaan yang berbeda di setiap wilayah. Media di Sumatra lebih banyak mengangkat ketangguhan distribusi energi saat terjadi bencana.

Sementara itu, media di Jawa dan Bali cenderung menyoroti isu keberlanjutan, Environmental, Social, and Governance (ESG), serta transisi energi. Di Kalimantan, perhatian media tertuju pada dampak operasional terhadap pemberdayaan masyarakat. Adapun media di Sulawesi serta Maluku-Papua lebih banyak mengangkat distribusi energi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan kawasan terpencil.

Putiarsa menilai temuan tersebut menjadi masukan penting bagi perusahaan dalam menyusun strategi komunikasi yang lebih relevan dengan karakteristik masyarakat di setiap daerah.

"Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan perspektif yang membantu kami memahami bagaimana distribusi energi dipersepsikan oleh masyarakat di berbagai daerah. Insight tersebut menjadi masukan yang sangat berharga bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat."

Memasuki perjalanan menuju tiga dekade pengabdian, Pena Petrofin Awards diharapkan terus berkembang sebagai ruang kolaborasi antara perusahaan dan insan pers.

Ajang ini diharapkan mampu melahirkan karya jurnalistik yang tidak hanya menyajikan informasi berkualitas, tetapi juga menginspirasi masyarakat, menumbuhkan optimisme, dan memperkuat pemahaman publik mengenai peran strategis energi bagi pembangunan Indonesia. (rpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:17
05:14
01:59
01:57
01:21
16:31

Viral