news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

UI fasilitasi Sekolah Perempuan pasca bencana banjir di Langkat, Sumatera Utara.
Sumber :
  • Istimewa

UI Fasilitasi Sekolah Perempuan untuk Korban Bencana Banjir di Langkat, Sumatera Utara

Universitas Indonesia menggelar Sekolah Perempuan dan Pengusaha UMKM Berbasis Digital di lokasi pasca bencana banjir di Kebun Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Kamis, 30 Juli 2026 - 15:10 WIB
Reporter:
Editor :

Langkat, tvOnenews.com-Universitas Indonesia menggelar Sekolah Perempuan dan Pengusaha UMKM Berbasis Digital di lokasi pasca bencana banjir di Kebun Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. “Saat banjir kami tak sempet selamatkan barang-barang tadi kayak dandang, galon, lemari-lemari habis semua," ujar Rusmiyani, salah satu korban banjir bandang. 

Rusmiyani, salah satu pemilik UMKM yang mengikuti Sekolah Perempuan yang digagas Universitas Indonesia. Selain Rusmiyani, ada beberapa pengusaha UMKM lain yang ditemui tim seperti UMKM pembut sapu lidi Kegiatannya mulai dari produksi sampai pemasaran masih mengandalkan komunikasi dari mulut ke mulut. Hanya satu orang dari kelompok ini yang memiliki telepon genggam dan memiliki aplikasi Whatsapp. Tidak ada aplikasi lainnya yang bisa diakses.

Bahkan untuk membuat kerajinan lainnya dari lidi pun mereka tidak bisa karena tidak ada yang melatih dan tidak ada yang bisa mengakses tutorial yang ada pada aplikasi YouTube, Tiktok, atau aplikasi lainnya secara digital.

Pengusaha UMKM lainnya ada petani sayur-sayuran, penjual cireng, penjual dimsum, rujak serut dan penjual mie sop ayam. Mereka masih mengandalkan penjualan pada tetangga, wilayah sekitar dan dilakukan secara manual. Ibu Linda, 35 tahun, beliaulah yang sudah bisa mengakses media digital melalui aplikasi tiktok untuk mempelajari kerajinan tangan untuk membuat bunga dan aksesoris.

Dr. Lita Sari Barus, S.T., M.Si, dosen Kajian Pengembangan Perkotaan, Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia menyampaikan perlunya kegiatan ini bagi perempuan pengusaha UMKM agar dapat meningkatkan perekonomian keluarga dan terhindar dari kemiskinan akibat bencana yang dialami.

Kegiatan ini dilakukan dari tanggal 19-21 Juli 2026 dengan mengunjungi karyawan, buruh, pensiunan dari pekerja PT Langkat Nusantara Kepong dan masyarakat disekitarnya. Tim pengabdian masyarakat yang juga hadir adalah Dr. Shobichatul Aminah, M.Si dan Ashri Prawesthi D, S.T.,M.Si tergabung dalam Laboratorium Transdisipliner T-SMART SPPB UI di dukung oleh Bapak Ir. Sarjana B., M.Si, Group Manager Rayon Stabat PT LNK yang didampingi oleh Immanuela Putri D.R., Assisten Divisi III, PT.LNK sebagai mitra kerja.

Kegiatan Tim Pengabdian Masyarakat SPPB UI ini diawali dengan kunjungan ke rumah-rumah tempat berkumpul beberapa pengusaha UMKM dan masyarakat sekitar karena lokasinya yang berjauhan. Pada pertemuan yang berlangsung dilakukan diskusi mengenai motivasi awal melakukan kegiatan UMKM, hambatan-hambatan yang dialami, solusi yang dilakukan baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. Ibu-ibu pengusaha UMKM melakukan penuturan bagaimana awal hingga akhir kegiatan usahanya sampai sekarang.

Tim memberikan konsultasi, ide dan mengorganisasi agar mereka dapat berkelompok dalam melakukan proses produksi dan pemasaran manual dan digital yang mungkin bisa dilakukan oleh mereka. Untuk memberikan motivasi agar mereka tergerak dan bersemangat, tim membagi-bagikan hadiah bagi yang berkonsentrasi mendengarkan diskusi, memberikan bantuan dandang perebus air, alat bantuan membuat rujak serut dan dimsum seperti talenan, pisau, serutan, ulekan, bibit bayam dan kangkung, kompor gas portable, material bahan baku kerajinan membuat bunga dan asesoris. Pada akhir acara, setiap peserta mendapat bantuan sembako berupa minyak goreng, gula dan mie-mie.(Ist)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:30
02:38
05:39
05:01
06:32
14:06

Viral