news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Terungkap! 3 Fakta KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal Eks Jepang Berusia 34 Tahun yang Ludes Terbakar di Madura.
Sumber :
  • Antara

Terungkap! 3 Fakta KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal Eks Jepang Berusia 34 Tahun yang Ludes Terbakar di Madura

KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Madura ternyata merupakan kapal eks Jepang berusia 34 tahun. Berikut riwayat, spesifikasi, dan rekam
Senin, 3 Agustus 2026 - 12:06 WIB
Reporter:
Editor :

Kapal ini tercatat memiliki nomor IMO 9021382, MMSI 525022391, dan callsign YBDJ2. Setelah berganti bendera dan nama, kapal tersebut kemudian digunakan untuk melayani jalur pelayaran antarpulau, termasuk rute Surabaya–Makassar.

KMP Mutiara Sentosa 2 memiliki panjang sekitar 160 meter dengan lebar 25 meter. Bobot mati kapal mencapai sekitar 3.850 ton. Pada 2026, usia kapal tersebut telah mencapai 34 tahun.

Sebagai kapal Ro-Ro, Mutiara Sentosa 2 dirancang untuk mengangkut penumpang sekaligus kendaraan. Sistem ini memungkinkan kendaraan seperti mobil dan truk masuk serta keluar kapal melalui jalur khusus di dek kendaraan.

Sebelum beroperasi di Indonesia, kapal tersebut disebut memiliki rekam jejak keselamatan yang relatif bersih selama melayani pelayaran di Jepang. Tidak terdapat catatan insiden kebakaran fatal atau gangguan mesin besar yang menonjol selama masa operasionalnya.

2. Api Berkobar di Utara Pulau Sapudi, Penumpang Berhamburan ke Laut

Musibah terjadi ketika KMP Mutiara Sentosa 2 sedang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Makassar, Sulawesi Selatan.

Api dilaporkan mulai muncul sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Dalam waktu singkat, kobaran api dan asap tebal menyebar ke sejumlah bagian kapal. Kondisi tersebut memicu kepanikan di antara penumpang dan awak kapal.

Sejumlah penumpang bergerak menuju bagian haluan untuk menjauh dari titik kebakaran. Sebagian lainnya mengenakan pelampung dan memilih melompat ke laut demi menyelamatkan diri.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P.H., mengatakan pihak perusahaan menerima informasi awal mengenai kebakaran dari nakhoda kapal. Namun, komunikasi kemudian terputus.

“Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB dan setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali,” ujar Nanang Sigit.

Setelah menerima sinyal darurat atau distress call, tim SAR gabungan langsung dikerahkan. Operasi penyelamatan melibatkan Basarnas melalui KN SAR 249 Permadi, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai atau KPLP, Ditpolairud, serta sejumlah kapal yang sedang melintas.

Kapal tunda TB Hasnur 26 dan kapal niaga Meratus Project 3 turut membantu proses evakuasi. Sejumlah kapal lain, termasuk armada niaga dan nelayan di sekitar lokasi, juga ikut memberikan pertolongan.

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:46
01:56
05:54
18:02
05:11
01:13

Viral