news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Terungkap! 3 Fakta KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal Eks Jepang Berusia 34 Tahun yang Ludes Terbakar di Madura.
Sumber :
  • Antara

Terungkap! 3 Fakta KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal Eks Jepang Berusia 34 Tahun yang Ludes Terbakar di Madura

KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Madura ternyata merupakan kapal eks Jepang berusia 34 tahun. Berikut riwayat, spesifikasi, dan rekam
Senin, 3 Agustus 2026 - 12:06 WIB
Reporter:
Editor :

Berdasarkan laporan awal, kapal membawa 271 orang yang terdiri atas 232 penumpang dan 39 awak kapal. 

Dalam perkembangan hingga Minggu malam, sebanyak 231 orang berhasil diselamatkan, sementara lima korban ditemukan meninggal dunia. 

Kondisi kapal dilaporkan mengalami kerusakan berat setelah sebagian besar badan kapal dilalap api. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki oleh otoritas terkait.

3. Tragedi 2026 Mengingatkan Kebakaran KM Mutiara Sentosa 1

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 kembali mengingatkan pada tragedi yang pernah menimpa armada lain dengan nama serupa pada 2017.

Pada Jumat, 19 Mei 2017, KM Mutiara Sentosa 1 yang berlayar dari Surabaya menuju Balikpapan terbakar di perairan Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep. Saat itu, api muncul dari area dek kendaraan dan berkembang dengan cepat.

Dalam situasi darurat, nakhoda memerintahkan seluruh orang di atas kapal untuk meninggalkan kapal atau abandon ship. Banyak penumpang dan awak kapal menyelamatkan diri menggunakan sekoci, rakit penolong, serta pelampung. Sebagian lainnya melompat ke laut.

“Penumpang sebagian besar lompat ke laut,” kata Humas Basarnas saat itu, M. Yusuf Latif.

Kebakaran tersebut menewaskan lima orang. Berdasarkan data resmi, sebanyak 192 orang berhasil diselamatkan dari total 197 orang yang dievakuasi.

Investigasi KNKT menemukan bahwa titik awal kebakaran diduga berasal dari salah satu bak truk di dek kendaraan. Namun, KNKT tidak dapat memastikan sumber panas yang memicu api.

Dalam laporan investigasinya, KNKT juga mencatat dugaan adanya barang mudah terbakar di dalam bak truk yang tidak dilaporkan. 

Selain itu, keterlambatan penanganan api di dek kendaraan menjadi salah satu faktor yang mempercepat perkembangan kebakaran.

Ketua KNKT saat itu, Soerjanto Tjahjono, menyebut api pertama kali terlihat dari sebuah truk di dek bawah.

“Sumber api pertama berasal dari truk warna hijau, truk ditutup terpal berwarna biru. Belum diketahui identitas truk itu. Setelah api muncul di dek bawah, penumpang berusaha memadamkan api,” sebut Soerjanto.

Tragedi pada 2017 juga mengungkap persoalan perbedaan antara data manifes dan jumlah orang yang berhasil dievakuasi. Otoritas Pelabuhan dan Syahbandar Tanjung Perak saat itu menemukan adanya pihak yang ikut berlayar, tetapi tidak tercatat dalam daftar penumpang maupun awak kapal.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:46
01:56
05:54
18:02
05:11
01:13

Viral