- tvOne/Summaya Adnan
Integrasi 6 Moda Dukuh Atas: MRT Siapkan Rp361,7 Miliar Tanpa APBD, Konstruksi Dimulai November 2026
Terkait wujud fisiknya, TOD Planning Department Head MRT Jakarta, Sagita Devi menyatakan bahwa rancangan yang ada saat ini merupakan hasil dari serangkaian penyempurnaan panjang. Awalnya, proyek ini sempat didesain memiliki dua lantai lengkap dengan area rooftop.
Namun, rancangan tersebut direvisi dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, status kepemilikan aset, hingga kemudahan perizinan. "Itu juga salah satu mitigasi dan proses perencanaan yang sebetulnya sudah kita antisipasi supaya project ini dapat direalisasikan di lapangan," ujar Sagita.
Filosofi Desain Lingkaran dan Ornamen Budaya
Selain mengusung konsep ‘ruang bernapas’ dan menyediakan Galeri Sejarah yang menyajikan pemandangan langsung ke arah Patung Jenderal Sudirman, bentuk melingkar infrastruktur ini ternyata memiliki makna khusus. Desain lingkaran tersebut dikonsepkan agar selaras dengan berbagai elemen ruang publik dan bangunan ikonik di Jakarta.
"Kalau melihat bangunan-bangunan atau ikon-ikon di Jakarta, mulai dari Bundaran Senayan, GBK (Gelora Bung Karno), hingga Bundaran HI, semuanya memiliki bentuk lingkaran. Jadi, pedestrian deck juga memiliki desain yang selaras," papar Agus.
Konsep melingkar ini juga konsisten dengan wajah baru ruang publik modern Jakarta lainnya, seperti Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Halte Integrasi CSW, Bundaran Patung Kuda, hingga Jakarta International Stadium (JIS).
Tahap Konstruksi Dimulai November 2026
PT MRT Jakarta membuka peluang untuk menghadirkan unsur budaya lokal Betawi pada desain akhirnya. Tahap penyempurnaan estetika ini nantinya akan diserahkan kepada pihak kontraktor pemenang tender.
"Ini baru basic design. Untuk desain final akan dikerjakan oleh kontraktor sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jika memang diperlukan penempatan ornamen ikon Jakarta, tentu akan kami ikuti," jelas Agus.
Dengan rampungnya basic design dan berjalannya proses tender, MRT Jakarta berharap kontraktor sudah dapat memulai tahap konstruksi (on board) pada November 2026. Proyek integrasi fasilitas pejalan kaki ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada akhir tahun 2028.(chm)