news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Target Baru Pendidikan Tinggi Indonesia 2029: Pemerintah Kejar APK Kuliah 38 Persen, Ini Strateginya.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Target Pendidikan Tinggi Indonesia 2029: Pemerintah Kejar APK Kuliah 38 Persen, Ini Strateginya

Pemerintah menargetkan Angka Partisipasi Kasar pendidikan tinggi mencapai 38,04 persen pada 2029. Simak strategi, tantangan, dan peluang akses kuliah
Senin, 3 Agustus 2026 - 17:17 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia memasang target besar untuk meningkatkan jumlah anak muda yang melanjutkan pendidikan tinggi ke universitas. Melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), pemerintah menetapkan sasaran Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi mencapai 38,04 persen pada 2029 dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Target tersebut menjadi tantangan besar karena tingkat partisipasi pendidikan tinggi nasional saat ini masih berada di kisaran 31 hingga 32 persen. 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat APK pendidikan tinggi Indonesia baru mencapai 31,45 persen, yang menunjukkan masih banyak lulusan sekolah menengah belum memiliki kesempatan melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.

Peningkatan akses kuliah dinilai menjadi salah satu kunci untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. 

Namun, upaya tersebut tidak hanya bergantung pada penambahan jumlah mahasiswa, melainkan juga harus diikuti peningkatan mutu pendidikan, pemerataan fasilitas, serta dukungan pembiayaan bagi masyarakat kurang mampu.

Pemerintah Perluas Beasiswa dan Jalur Masuk Perguruan Tinggi

Salah satu strategi utama pemerintah untuk mengejar target APK 38,04 persen adalah memperluas akses pembiayaan pendidikan melalui program beasiswa, termasuk optimalisasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Program tersebut dirancang untuk membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah. 

KIP Kuliah menyediakan pembebasan biaya pendidikan serta bantuan biaya hidup bagi penerima sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain dukungan finansial, pemerintah juga mendorong gerakan “Ayo Lanjut Kuliah” sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa SMA dan SMK mengenai pentingnya pendidikan tinggi. 

Program ini sekaligus memberikan pendampingan agar calon mahasiswa memahami berbagai pilihan jalur masuk dan sumber pembiayaan kuliah.

Pemerintah juga mendorong perguruan tinggi membuka akses melalui jalur yang lebih beragam. Kesempatan masuk kampus tidak hanya dilihat berdasarkan prestasi akademik.

Akan tetapi juga melalui pencapaian lain seperti olahraga, kepemimpinan, kreativitas digital, maupun kontribusi sosial. Keterlibatan perguruan tinggi juga menjadi bagian penting dalam memperluas akses tersebut. 

Sejumlah kampus menyediakan program beasiswa dengan berbagai kategori untuk menjangkau calon mahasiswa dengan latar belakang dan potensi yang beragam. Salah satunya melalui program Binus Scholarship yang menawarkan sejumlah kategori beasiswa berdasarkan prestasi akademik, olahraga, kepemimpinan, kreativitas digital, hingga kontribusi sosial.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

19:40
01:51
01:46
01:56
05:54
18:02

Viral