- Gambar ilustrasi AI
Viral! Runner Up Raka Raki Jatim Diduga Minta Kekasih Lakukan Aborsi, IRARI Bentuk Tim Independen
tvOnenews.com - Ikatan Raka Raki Jawa Timur (IRARI Jatim) akhirnya mengambil sikap terkait dugaan kekerasan seksual yang menyeret salah satu anggotanya, TFR. Pernyataan tersebut muncul setelah isu yang berawal dari unggahan media sosial berkembang luas dan menjadi perhatian publik.
Alih-alih langsung menyimpulkan perkara, IRARI Jatim menyatakan akan melakukan pemeriksaan melalui tim independen.
Organisasi menegaskan proses tersebut tetap harus berjalan dengan menghormati investigasi serta mengedepankan prinsip keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.
IRARI Jatim Tegaskan Sikap terhadap Dugaan Kekerasan Seksual
Pernyataan resmi IRARI Jatim diterbitkan di Surabaya pada 8 Agustus 2026. Organisasi tersebut menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap tindakan yang bertentangan dengan hukum, etika, maupun nilai kemanusiaan.
"Terkait Dugaan Tindak Kekerasan Seksual yang Melibatkan Anggota Ikatan Raka Raki Jawa Timur. Kami Ikatan Raka Raki Jawa Timur menyatakan sikap tegas atas dugaan tindakan kekerasan seksual yang melibatkan anggota organisasi. Kami mengecam segala bentuk kekerasan, pelecehan, atau penyalahgunaan kekuasaan yang melanggar hukum, etika, dan nilai-nilai kemanusiaan," demikian pernyataan IRARI Jatim yang dikutip dari akun Instagram @rakaraki_jatim, Senin (10/8/2026).
IRARI Jatim menyatakan akan menindak pihak yang terbukti melakukan pelanggaran berdasarkan ketentuan internal organisasi. Namun, langkah tersebut akan dilakukan setelah proses pemeriksaan berjalan.
"Kami berkomitmen menindak terduga pelaku sesuai aturan internal yang berlaku, dengan tetap menghormati proses investigasi yang sedang berlangsung. Saat ini kami membentuk tim independen yang adil dan transparan untuk mengusut tuntas kasus ini," lanjut pernyataan tersebut.
- Tangkapan layar instagram Ingintauindonesia
Organisasi juga menegaskan bahwa sampai proses pemeriksaan selesai, dugaan yang beredar tidak dapat langsung dianggap sebagai fakta hukum.
Tim Independen Dibentuk, Keselamatan Pihak Terdampak Jadi Prioritas
Salah satu poin penting dalam pernyataan IRARI Jatim adalah pembentukan tim independen. Tim tersebut ditujukan untuk memastikan dugaan perkara diperiksa secara adil, transparan, dan tidak berhenti pada informasi yang beredar di media sosial.
Langkah ini menjadi penting mengingat isu tersebut sebelumnya berkembang melalui sejumlah unggahan Instagram, Threads, serta tangkapan layar percakapan WhatsApp yang disebut-sebut berkaitan dengan TFR dan seorang perempuan yang mengaku sebagai pacarnya.