- Istimewa
Indonesia Dinilai Perlu Cermati Pemanfaatan Teknologi Digital Tiongkok dalam Pengembangan Kawasan
Tiongkok juga mengembangkan Platform Layanan Publik Pendidikan Cerdas Nasional untuk memperluas akses terhadap sumber daya pendidikan berkualitas hingga wilayah perdesaan.
Sementara di sektor kesehatan dikembangkan jaringan pelayanan kesehatan jarak jauh yang menghubungkan lima tingkatan wilayah, mulai dari provinsi, kota, kabupaten, kota praja hingga desa.
“Teknologi digital dapat memperpendek jarak pelayanan tanpa harus menghilangkan jarak geografis. Masyarakat boleh tinggal jauh dari pusat kota, tetapi pendidikan, informasi dan sebagian layanan kesehatan dapat semakin dekat melalui teknologi,” ujar Paes.
Paes menuturkan pengalaman Tiongkok tentu tidak dapat diadopsi secara mentah oleh Indonesia mengingat kondisi geografis, sosial, ekonomi dan sistem pemerintahan yang berbeda.
Namun terdapat sejumlah prinsip yang relevan untuk pengembangan di Indonesia termasuk kawasan transmigrasi.
Ia memaparkan terdapat sejumlah poin yang dapat diambil Indonesia dari pemanfaatan teknologi oleh Tiongkok diantaranya infrastruktur digital perlu diposisikan sebagai bagian dari infrastruktur dasar kawasan.
Kemudian digitalisasi harus terhubung langsung dengan ekonomi riil dan potensi lokal, pembangunan kawasan harus semakin berbasis data, teknologi perlu dimanfaatkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, pelayanan pemerintah dan pasar.
Hingga adanya transformasi digital yang tak boleh meninggalkan masyarakat dengan kategori belum memiliki kemampuan.
“Tujuan akhirnya bukan membuat sebuah kawasan terlihat canggih. Ukurannya adalah apakah teknologi membuat masyarakat lebih produktif, pelayanan lebih mudah, produk lokal memiliki pasar yang lebih luas, dan kualitas hidup masyarakat meningkat,” jelasnya.(raa)