- Ist
Status Terakhir Siswi SMK yang Tewas Tertemper KRL Jurangmangu: "Bout To Attempt, Sorry If Your Train Got Delayed"
Polisi telah melakukan identifikasi korban, pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat insiden terjadi.
"Belum bisa diketahui dulu ya, kita lagi mengecek. Nanti kalau sudah ada identifikasi, pengecekan, penyelidikan, saksi-saksi dan sebagainya baru kita bisa menyimpulkan apa ini," ujar Boy.
Menurutnya, publik diminta tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab korban berada di jalur rel sebelum seluruh bukti dan keterangan diperiksa secara menyeluruh.
Jasad AP telah dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke RSUD Tangerang Selatan untuk proses identifikasi serta pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga saat ini, kepolisian belum mengumumkan kesimpulan mengenai penyebab peristiwa tersebut.
Perjalanan KRL Sempat Mengalami Gangguan
Insiden itu juga berdampak pada perjalanan Commuter Line lintas Rangkasbitung. KRL Green Line relasi Tanah Abang-Parung Panjang sempat mengalami keterlambatan selama proses penanganan.
Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menjelaskan kejadian terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Petugas kepolisian tiba di Stasiun Jurangmangu sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung melakukan proses evakuasi bersama petugas terkait.
Sekitar pukul 18.30 WIB, proses evakuasi selesai dan korban kemudian dibawa ke RSUD Tangerang Selatan. Pihak keluarga juga telah diberi tahu dan datang ke stasiun.
"Kami menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang terjadi di Stasiun Jurangmangu," ujar Leza.
KAI Commuter juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna KRL atas keterlambatan perjalanan selama proses penanganan berlangsung.
"Keselamatan pengguna, petugas, dan perjalanan Commuter Line tetap menjadi prioritas kami," katanya.
Setelah proses evakuasi selesai, perjalanan KRL kembali dapat melintas di lokasi kejadian secara bertahap. Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.
Unggahan terakhir seseorang tidak selalu dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab sebuah kejadian. Hingga hasil penyelidikan resmi diumumkan, kronologi dan alasan AP berada di jalur KRL masih menjadi bagian dari proses yang sedang didalami kepolisian. (udn)