news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Chairman AMAN Corpora Group, James Karnadi..
Sumber :
  • Antara

Pulang dari WAIC Shanghai, Investasi US$1 Juta untuk Hulu AI Indonesia Berhasil Diperoleh

Chairman AMAN Corpora Group, James Karnadi, mengamankan investasi tahap awal senilai US$1 juta atau sekitar Rp16 miliar untuk membangun AMAN AI Compute and Cybersecurity Hub di Indonesia.
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:07 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Chairman AMAN Corpora Group, James Karnadi, mengamankan investasi tahap awal senilai US$1 juta atau sekitar Rp16 miliar untuk membangun AMAN AI Compute and Cybersecurity Hub di Indonesia. Komitmen investasi tersebut diperoleh melalui rangkaian pertemuan bisnis James dengan sejumlah mitra teknologi dan investor global di sela-sela World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai.

Proyek ini akan berfokus pada pengembangan infrastruktur komputasi AI, laboratorium keamanan siber, lingkungan pengujian model kecerdasan artifisial, serta pelatihan talenta teknologi Indonesia.

“Indonesia jangan hanya menjadi pengguna aplikasi AI. Kita harus mulai membangun hulunya: kapasitas komputasi, keamanan siber, pengelolaan data, dan talenta yang menopang seluruh ekosistem,” ujar James di Shanghai.

Investasi Awal US$1 Juta
Investasi US$1 juta tersebut akan digunakan untuk pengadaan infrastruktur komputasi berperforma tinggi, pembangunan lingkungan pengembangan AI yang aman, dan pembentukan program kolaborasi dengan institusi pendidikan serta perusahaan teknologi nasional.

Pada tahap awal, AMAN AI Compute and Cybersecurity Hub akan menyediakan fasilitas bagi pengembang, perusahaan rintisan, mahasiswa, dan pelaku industri untuk menguji model AI, mengembangkan solusi digital, serta memperkuat sistem keamanan siber. James menilai proyek ini sebagai langkah awal untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap infrastruktur dan keahlian teknologi dari luar negeri.

“Tidak ada kedaulatan AI tanpa infrastruktur. Jika seluruh komputasi, data, keamanan, dan keahlian masih bergantung pada pihak luar, Indonesia hanya akan menjadi pasar,” tegasnya.

James memanfaatkan kehadirannya di WAIC 2026 untuk mempertemukan kebutuhan pembangunan teknologi Indonesia dengan jaringan modal dan industri global. Menurutnya, keterlibatan Indonesia dalam forum internasional harus menghasilkan kerja sama yang dapat direalisasikan dan diukur dampaknya bagi perekonomian nasional.

“Ukuran keberhasilan bukan berapa banyak pertemuan yang kita hadiri, tetapi berapa banyak peluang yang benar-benar dapat kita bawa pulang dan bangun di Indonesia,” kata James.

Melalui AMAN Corpora Group, ia menawarkan Indonesia sebagai basis pengembangan teknologi untuk pasar Asia Tenggara. Besarnya pasar digital, pertumbuhan kebutuhan komputasi, serta ketersediaan talenta muda dinilai menjadi modal penting untuk menarik investasi lanjutan.

AMAN AI Compute and Cybersecurity Hub dirancang sebagai fondasi awal bagi pengembangan ekosistem hulu AI yang menghubungkan infrastruktur komputasi, keamanan digital, riset terapan, dan pembangunan sumber daya manusia. Proyek tersebut juga akan membuka peluang kolaborasi dalam bidang cloud computing, model bahasa, keamanan data, desain semikonduktor, dan penerapan AI untuk industri strategis.

James menegaskan bahwa investasi ini bukan sekadar menghadirkan teknologi dari luar, tetapi membangun kemampuan yang dapat dikuasai dan dikembangkan oleh tenaga ahli Indonesia.

“Kami ingin modal, teknologi, dan pengetahuan bertemu di Indonesia. Target akhirnya bukan hanya mengadopsi AI, tetapi membuat Indonesia memiliki kapasitas untuk mengembangkan dan mengamankan teknologinya sendiri,” jelasnya.

Investasi US$1 juta ini akan menjadi fase pertama dari rencana AMAN Group membangun jaringan infrastruktur dan pengembangan talenta AI di Indonesia.

“AI akan menjadi infrastruktur dasar bagi hampir seluruh sektor ekonomi. Indonesia harus mulai memiliki fondasinya sekarang, bukan hanya membeli hasil akhirnya nanti,” pungkas James.(chm)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:44
09:08
08:51
10:28
08:01
08:09

Viral