- Freepik
Perempuan Indonesia Diperkirakan Habiskan Sepertiga Hidup dalam Fase Pascamenopause, Apa Artinya?
Jakarta, tvOnenews.com - Topik menopause mulai mendapat perhatian lebih besar seiring meningkatnya jumlah perempuan Indonesia yang memasuki usia 45 tahun ke atas.
Dengan angka harapan hidup perempuan yang terus meningkat, semakin banyak perempuan diperkirakan akan menjalani hampir sepertiga masa hidupnya dalam fase pascamenopause.
Meski merupakan proses biologis yang alami, menopause dapat disertai berbagai gejala seperti haid tidak teratur, sensasi panas (hot flashes), gangguan tidur, hingga perubahan suasana hati (mood swing) akibat fluktuasi hormon. Gejala-gejala tersebut dapat memengaruhi kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari.
Data global yang dikutip GenM menunjukkan bahwa sekitar 1 miliar perempuan di dunia sedang mengalami masa menopause. Namun, 87 persen di antaranya merasa belum memperoleh perhatian yang memadai dari merek maupun peritel. Riset yang sama juga menemukan bahwa 94 persen perempuan menginginkan produk dengan penandaan ramah menopause, sementara 66 persen masih kesulitan menemukan produk tersebut.
Di Indonesia, isu ini menjadi semakin relevan karena jumlah perempuan usia paruh baya terus meningkat berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN). Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan edukasi yang lebih mudah dipahami dan akses terhadap produk yang dapat membantu mengelola gejala menopause.
Salah satu langkah yang mulai diperkenalkan adalah penggunaan MTick®, sebuah penandaan internasional yang dirancang untuk membantu konsumen mengenali produk-produk yang ramah bagi perempuan di masa menopause. Sertifikasi ini telah digunakan di berbagai negara dan kini mulai diperkenalkan di Indonesia.
Head of Marketing Guardian Indonesia, Malvin Tarigan, mengatakan bahwa menopause masih menjadi topik yang jarang dibicarakan meskipun dialami oleh jutaan perempuan setiap tahun.
“Meskipun jutaan perempuan Indonesia mengalami menopause setiap tahunnya, topik ini masih jarang dibicarakan sehingga banyak perempuan kesulitan memperoleh informasi maupun menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhannya. Melalui kehadiran MTick®, kami ingin membantu pelanggan lebih mudah mengenali produk ramah menopause sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa menopause adalah fase alami kehidupan yang layak mendapatkan perhatian dan dukungan," ujar Malvin dalam keterangannya, dikutip Sabtu (15/8/2026).
Sementara itu, CEO dan Co-Founder GenM, Heather Jackson, menilai bahwa penandaan produk dapat membantu perempuan lebih mudah menemukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhannya.
“Sangat membanggakan melihat pesan MTick® dapat diterima lintas budaya dan benua, karena setiap perempuan di mana pun berhak merasa dilihat, dipahami, dan didukung selama menjalani menopause. Setiap perempuan juga berhak dapat masuk ke toko atau berbelanja secara online dengan keyakinan bahwa mereka dapat dengan mudah mengenali produk-produk ramah menopause yang dapat dipercaya," pungkasnya.
Dalam implementasinya di Indonesia, produk yang memperoleh sertifikasi MTick® harus memenuhi setidaknya satu dari beberapa kriteria, antara lain didukung klaim kesehatan, kosmetik, atau pengobatan yang telah diakui; telah digunakan dan diuji oleh perempuan yang mengalami menopause; atau menggunakan teknologi yang telah terverifikasi untuk membantu mengatasi satu atau lebih dari 48 gejala menopause yang telah diidentifikasi. (cmi)